JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gde Ngurah Puspayoga, membuka Pameran SMESCO Fashion, Food & Packaging Expo 2014. Pameran yang berlangsung pada 14-17 November ini sebagai wahana mempromosikan produk unggulan KUKM di bidang fashion, food & packaging.
“Pameran ini juga sebagai wahana pendorong semangat dan motivasi para pelaku KUKM untuk lebih berkreasi dan berinovasi guna meningkatkan dayasaing produknya menghadapi pasar bebas,” kata menkop, di SME Tower, Jakarta, Jumat (14/11).
Hadir dalam kesempatan ini, Menteri Koperasi dan UKM era sebelumnya, Syarif Hasan, dan Subiakto Tjakrawardaya, juga Menteri Pariwisata, Arief Yahya.
Menurut menkop, produk kreatif dan inovatif yang dihasilkan KUKM Fashion dengan berbagai corak, motif, dan sentuhan senin serta berbagai produk makanan yang berakar dari keanekaragaman budaya menjadikannya sebagai bagian penting dari wisata kuliner.
“Ke semuanya itu mampu bersaing dan diminati di pasar lokal, regional maupun internasional,” tandasnya.
Menkop menilai, pasar domestik produk kreatif masih memiliki ruang untuk dikembangkan. Permintaan pasar ekspor terhadap produk KUKM di Indonesia cukup baik.
“Karena itu, KUKM harus mampu memanfaatkan peluang pasar yang masih terbuka luas. Dengan memperhatikan kualitas dan desain produk, penggunaan bahan baku alami dan memahami isu-isu lingkungan dan pemasaran global yang saat ini menjadi perhatian dunia,” ujarnya.
Dalam pameran ini ditampilkan beraneka ragam produk. Di antaranya, fashion, distro, hijab, aksesoris, home living & home deco, batik, tenun, bordir, sulam, food & packaging. Selain itu, 30 icon kuliner Indonesia.
Menurut pandangannya, semua itu disajikan untuk membuktikan kemampuan KUKM di Indonesia mendayagunakan potensi sumberdaya dan kearifan lokal yang dimiliki untuk menciptakan produk-produk kreatif yang bernilai ekonomi.
“Ini akan menjadi sumber pendapatan, kesempatan kerja, dan pertumbuhan ekonomi,” tambahnya. (tety)
