Filosofi Tenun Bulu Garut
Tenun bulu Garut dipilih karena memiliki tekstur lembut menyerupai sutra, berbeda dari tenun yang umumnya terasa kaku. Material ini melambangkan filosofi Nina Nugroho yaitu perpaduan antara kekuatan dan kelembutan.
“Perempuan masa kini memang memiliki banyak peran. Sebagai profesional, pemimpin, maupun penggerak organisasi. Namun, di balik kekuatan tersebut, tetap penting menjaga sisi kelembutan,” tutur perempuan cantik yang tengah kuliah S3.
Material dan Warna Koleksi
Seluruh koleksi Raya 2026 yang sudah diluncurkan sejak 25 Januari, ini menggunakan tenun bulu Garut, yang proses pembuatannya memakan waktu sekitar 14 hari untuk satu kain.
Karena prosesnya panjang, perencanaan produksi harus sangat matang agar tidak melewati momentum Lebaran.
Karakter warna yang dihadirkan adalah back to basic, sesuai identitas Nina Nugroho, seperti Navy (biru tua), cokelat, maroon, dan gold lembut
Sementara itu, untuk koleksi pria, desain dibuat identik atau selaras dengan busana wanita (sarimbit).
Menariknya, hingga hari ke-7 Ramadan, koleksi Raya sudah terjual habis (sold out). Saat ini, tim sedang memperpanjang kerja sama dengan para pengrajin untuk menambah produksi dalam waktu sekitar dua minggu.
