24.2 C
New York
25/07/2024
Aktual

Modal Cekak, Ekonomi Kreatif Masih Mampu Sumbang PDB Hingga Rp574 Triliun

JAKARTA — Menteri Perindustrian Mohamad S Hidayat,mengungkapkan, potensi ekonomi kreatif bertengger pada posisi ke-7 dari 10 sektor ekonomi nasional.Kontribusinya terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp573,89 triliun (6,9 persen).

“Pada tahun ini kami harapkan bisa tumbuh 10 persen.Kalau bisa berada sampai posisi ketiga kontribusi terhadap PDB.”

Untuk itu, ia berani menargetkan kenaikan penerimaan negara dari industri kreatif sebesar 10 persen pada 2014.Pada 2012 nilainya mencapai Rp573,89 triliun.

“Pada tahun ini kami harapkan bisa tumbuh 10%.Kalau bisa berada sampai posisi ketiga kontribusi terhadap PDB,” ungkapnya Jumat(21/3).

Optimisme ini katanya, didasti oleh kekuatan sejumlah pelaku industri kreatif nasional  dalam menggerakan perekonomia agar potensi ekspor ke sejumlah negara di tengah ekonomi global yang semakin membaik tetap tinggi.

Kendati demikian,katanya, masih ditemui kendala yang cukup besar dalam pengembaangan industri kreatif ini terutama dalam hal akses pendanaan dan perlindungan hak kekayaan intelektual.Termasuk akses pasar yang mendapat tantangan hebat dari produk asing.

Selama ini kqata Hidayat, ekonomi kreatif menempati posisi ke-4 dari 10 sektor ekonomi dalam hal penyerapan tenaga kerja, yang jumlahnya mencapai 11,8 juta atau 10,65 persen dari angkatan kerja nasional.

Kotribusi yang paling dominan disumbangkan oleh bidang kuliner mencapai 32,5 persen atau senilai Rp209 triliun, fesyen Rp182 triliun atau 28,3 persen, dan kerajinan Rp93 triliun atau 14,4 persen.

Saat ini terdapat 15 subsektor industri kreatif di Indonesia.Antara lain,arsitektur, pasar barang seni, kerajinan, desain, fesyen, video, film, dan fotografi.  Selain itu, terdapat pula permainan interaktif, musik, seni pertunjukan, penerbitan dan percetakan, layanan komputer dan peranti lunak, televisi dan radio, riset dan pengembangan, serta kuliner. (fitri)

Leave a Comment