JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar, inginkan desa-desa di Indonesia memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Jadi, ada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan ada BUMDES).
“Saya memang ingin desa-desa punya BUMDES. Ini yang akan memajukan desa,” kata Marwan Jafar, saat blusukan ke Desa Pagedangan Kecamatan Pagedangan, Tangerang, Banten, Jumat (9/1).
Dalam kunjungan ke desa terbaik di Banten tersebut, Marwan meninjau berbagai pembangunan yang telah dilakukan. Salah satunya ke rumah warga yang mendapat bantuan. Kepada penduduk, sang menteri menanyakan manfaat bantuan yang masuk dalam program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS).
“Saya juga ingin belajar dari desa Pagedangan. Saya ingin melihat dan belajar kepada Kades dan Camat. Katanya di sini ada Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang dapat meningkatkan kesejahteraan penduduknya,” katanya merendah.
Dalam kesempatan itu, Marwan mengunjungi sentra kuliner yang dikelola BUMDES. Menteri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mencicipi ayam bakar dan sayur asem khas Pondok Lesehan Ayam Kampung Kita. Lalu dilanjutkan ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST). Satu sistem pembuangan tempat sampah yang bisa menampung 500 sampai 1000 sampah kepala rumah tangga.
“Ini dipisah, antara organik dan non organik. sampah yang dibakar dan dikumpulkan tidak menimbulkan bau. Kalau alatnya diperbesar, ini bisa menampung sampah lebih banyak,” jelas pengelola TPST.
Melihat kemajuan Desa Pegdangan, ia pun kagum. Terlebih Pagedangan jadi desa satu-satunya yang memiliki BUMDES di Kabupaten Tangerang. Ia optimis, desa yang lain akan meniru desa Pagedangan. Karenanya, para kades diharapkan mampu melihat potensi yang akan dikembangkan.
“Terlebih jika pelayanannya sudah on-line. Nanti saya bisa cerita kepada tempat lain tentang kemajuan Desa Pegedangan,” harapnya. (tety)
