12.6 C
New York
07/05/2026
Aktual

Mentan Optimalkan OP dan TTI untuk Tekan Harga Pangan

Pasar Minggu-20160615-02575

JAKARTA (Pos Sore) – Menteri Pertanian Amran Sulaiman, terus menggencarkan operasi pasar (OP) selama bulan puasa dan menjelang lebaran untuk menekan harga pangan sebagaimana yang diamanatkan Presiden Jokowi. Operasi Pasar ini dinilai efektif meredam gejolak harga pangan yang terjadi di pasar.

“Jadi kita potong rantai pasok yang panjang, dari 9 hanya jadi 3 saja. Pabrik minyak goreng langsung masuk pasar, daging, beras, bawang juga demikian. Solusi jangka pendek operasi pasar besar-besaran. Produsen dan petani senang, konsumen happy,” kata Amran saat membuka Toko Tani Indonesia (TTI) Center di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (15/6).

Menurutnya, pergerakan penurunan harga pangan membutuhkan proses tidak bisa akan turun secara masif. Itu sebabnya, pihaknya membangun TTI sebanyak 1000 titik di Indonesia sehingga masyarakat mengakses pangan murah berkualitas semakin mudah.

Pembangunan TTI di sejumlah titik stategis Indonesia diyakininya akan berjalan cepat karena akan bekerja sama dengan koperasi pasar. Terlebih ada 20 ribu koperasi yang siapbergabung, Perhutani siap bangun seribu, PT Pos juga sudah siap bangun toko, termasuk pengusaha.

“TTI akan terus dilakukan, karena ini solusi permanen kita dalam rangka menstabilkan harga pangan ke depannya.,” ujarnya.

Menurut Amran, lewat OP dan TTI, pemerintah bisa membuktikan kalau harga pangan bisa ditekan cukup murah jika rantai pasok yang ada saat ini bisa dipotong sebanyak mungkin. Dalam operasi pasar ini seluruh yang dijual daging frozen, bawang, beras, ayam, gula, minyak goreng semua harga di bawah pasar.

Harga daging sapi yang dijual di bawah harga pasar itu dapat sokongan lembaga nirlaba milik Tomy Winata, Artha Graha Peduli (AGP).

“Sapi hari ini saja ada 1.000 ekor hidup. Kemudian daging beku ada 2.000 ton, itu setara 10.000 ekor sapi, kebutuhan Jabodetabek 1.000 ekor sehari. Ini bisa ubah struktur pasar,” tandas Amran.

Selain daging sapi, beberapa komoditas pangan yang dijual di TTI ini antara lain gula pasir Rp 12.000/kg, daging ayam Rp 30.000/kg, bawang merah Rp 23.000/kg, bawang putih Rp 22.000/kg, beras Rp 7.900/kg, dan minyak goreng Rp 9.500/liter. (tety)

Leave a Comment