JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Pertanian, Amran Sulaiman berkunjung ke Pasar Induk Beras dan Palawija Cipinang Rabu (6/1). Mentan ingin memastikan operasi pasar 150.000 ton beras yang diadakan Bulog sudah sampai di Jakarta.
“Kesimpulannya beras 150.000 ton sudah masuk dan bisa digunakan untuk menjaga harga agar stabil hingga akhir Januari,” kata Amran.
Beras ini nantinya dipatok dengan Rp 7.500 per kilogram jika dibeli di gudang, dan Rp 8.300 di tingkat konsumen. Kisaran harga tersebut dinilainya sudah sangat normal di pasar.
Amran memastikan stok beras aman hingga akhir Januari jika melihat data beras yang masuk ke pasar Cipinang sekitar 2. 900 – 3000 ton per hari.
“Memang sempat ada penurunan karena el nino, yapi stok beras aman, karena Februari nanti panen raya sebesar 1 juta hektar. Bisa mencukupi,” tandasnya.
Beras yang dijual Bulog dalam Operasi Pasar ini berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Sejauh ini beras yang sudah dipasok oleh Bulog untuk Operasi Pasar sejak November 2015 sudah mencapai 66.000 ton.
Operasi Pasar ini akan terus dilakukan sampai panen raya pada Maret 2016 di seluruh Indonesia.
“Tahun depan, dari hasil koordinasi kami dengan pihak BMKG, keadaan iklim kita sangat baik, maka stok beras kita pasti akan lebih dari cukup,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Amran ditemani Direktur Komersial Perum Bulog, Fadzri Sentosa, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Hasil Sembiring dan Ketua Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia, Nelly Soekidi. (tety)

