8.8 C
New York
25/04/2026
AktualEkonomi

Mentan Klaim Harga Bawang Merah Terkendali

IMG-20150613-09277

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Pertanian Amran Sulaiman, mengatakan, dari hasil inspeksi mendadak di sejumlah pasar Pasar Induk Kramat Jati, Pasar Klender, dan Pasar Rumput pada Sabtu (20/6) dan Minggu (21/6), diketahui harga bawang merah mengalami penurunan drastis, sehingga dirinya berharap pemerintah tidak akan impor.

“Yang kemarin itu, mungkin di Kramat Jati harga turun drastis, sampai Rp16 ribu – Rp20 ribu per kg untuk harga bawang merah, dari yang semula Rp35 ribu,” katanya, usai upacara Peringatan Hari Krida Pertanian ke-43, di kantor Kementerian Pertanian, Senin (22/6).

Ia mengaku saat sidak dilakukannya sendirian tanpa pengawal dan wartawan. Ia hanya ditemani Dirjen Hortikultura Spudnik Sujono dan Kepala Bagian Humas Mariho H Panggabean. Sidak itu dilakukannya untuk mengecek harga dan stok komoditas pangan menjelang puasa dan Lebaran tahun ini.

Menteri Amran menambahkan, saat ini yang terpenting adalah penataan distribusi, baik dari tingkat petani, pedagang hingga masyarakat. Penataan distribusi akan membuat harga komoditas pangan akan stabil.

Sementara, untuk komoditas lain seperti daging dan cabai, dia meyakinkan harga akan berangsur turun karena Indonesia memiliki persediaan yang cukup.

“Komoditas lain, cabai daging. Kita dari 3 bulan lalu sudah disiapkan daging. Cabai juga sudah disediakan. Harga cabai, itu sekarang Rp50.000. Karena ada cabai kita jual Rp 25.000 per Kg. Tunggu aja kita sekarang turun. Cabai besar, cabai rawit, dan cabai kecil. Stok dalam negeri cukup,” jelas dia.

Amran menegaskan, pihaknya akan terus memantau pergerakan harga komoditas pangan hingga seluruhnya turun, seperti harga beras.

“Karena harga bawang merah stabil, kita minta sekarang 10 titik di Jabodetabek untuk operasi pasar dan dikembangkan ke Jatim, Jateng, Jabar, Lampung Sulsel dan Medan,” katanya. (tety)

Leave a Comment