JAKARTA (Pos Sore) — Dengan didukung banyaknya perajin songket dan kerajinan tangan lain, Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyakini Sawahlunto, Sumatera Barat, akan menjadi kota wisata yang berbudaya dan maju.
“Saya yakin Sawahlunto akan menjadi kota wisata yang maju karena punya modal yang cukup,” kata Puspayoga, saat meresmikan acara Sawahlunto Internasional Songket Carnival 2015 di Pasar Sawahlunto yang dihadiri ribuan warga kota itu, kemarin.
Menurut dia, Sawahlunto sudah memiliki modal warisan budaya yang beragam termasuk songket silungkang sebagai daya tarik pariwisata.
“Daerah pariwisata tanpa perajin KUKM sulit berkembang, tapi Sawahlunto punya banyak perajin dan masyarakatnya ramah,” katanya.
Sawahlunto juga layak menjadi kota homestay karena banyaknya homestay yang dikembangkan masyarakat yang hingga kini lebih dari 100 tersebar di seluruh kota Sawahlunto.
Puspayoga berpesan agar kota itu dikembangkan sebagai kota pariwisata kerakyatan sehingga ketika pariwisata maju rakyat bisa sejahtera.
“Jangan biarkan investor besar masuk, bangun pariwisata kerakyatan sehingga saat pariwisata maju maka rakyat yang menikmati hasilnya,” katanya.
Ia juga berharap pengembangan infrastruktur pendukung terus dilakukan di kota itu salah satunya karena jarak dari Bandara Minangkabau yang masih harus ditempuh dengan perjalanan darat selama dua jam.
Pada kesempatan itu Menteri Puspayoga juga menyerahkan program-program bantuan strategis kementeriannya di antaranya Nomor Induk Koperasi (NIK) kepada KPRI SMK N 1 Sawahlunto, KPRI Rutan Sawahlunto, Koperasi Anisa, KPRI RSUD Sawahlunto, dan Koperasi Arigupsi Kubang Utara.
Menteri juga menyerahkan surat Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) kepada perwakilan UMKM yakni Nova Hidayati, Sandra Puspitasari, Narsih, dan Yuhelmi. Sementara surat Hak Cipta diserahkan kepada Eti Songket dan Ermawati.
Sedangkan Program dana bergulir diserahkan kepada KPSP BMT Andalas Perkasa, dan KSU Sejahtera Ketinggian Limapuluhkoto. Program PKBL Jamkrindo diserahkan kepada Masjid Agung Nurul Islam dan Mushola Al Kautsar Sawahlunto.
Menteri Puspayoga berkesempatan menyaksikan Sawahlunto Internasional Songket Carnival 2015 yang berhasil mencatatkan rekor MURI dengan 17.290 pemakai songket dalam satu acara tersebut. Karnaval menampilkan ikon-ikon berbusana songket silungkang dengan berbagai tema yang unik dan diikuti oleh seluruh elemen masyarakat kota itu. (tety)
