11 C
New York
04/05/2026
Aktual

Menkop Targetkan Smesco Festival 2015 Bukukan Transaksi Rp40 M

IMG-20151001-WA0002

JAKARTA (Pos Sore) – Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga, memukul kentongan sebagai tanda dibukanya pameran Smesco Festival 2015 secara resmi di Jakarta Convention Center (JCC). Pameran yang berlangsung selama empat hari itu menampilkan 450 stand UKM seperti produk kerajinan di seluruh Indonesia.

Menkop didampingi Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharram dan Deputi Menteri Bidang Pemasaran Emilia Suhaimi, lalu meninjau stand para peserta festival yang ke-13 kalinya itu diadakan.

Ditanya target yang ingin dicapai, menkop dengan tegas menjawab sebanyak-banyaknya. “Harus lebih besar dari tahun sebelumnya. Kalau tahun kemarin Rp20 miliar tahun ini harus Rp40 miliar, Rp30 miliar, minimal Rp25 miliar,” katanya, di Jakarta, Kamis (1/10).

Menkop berharap dari even ini diharapkan mampu menarik kehadiran 26.250 pengunjung. Terlebih event ini merupakan ekspose puncak prestasi pemberdayaan Koperasi dan UKM yang dilakukan oleh pemerintah Pusat dan Daerah, lintas Kementerian dan Lembaga.

“Ini kan rutin diadakan setiap tahun sejak 2003, sebagai rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun Koperasi, jadi setiap tahun juga dievaluasi, ditingkatkan kualitas penyelenggaraannya sehingga menjadi lebih baik,” tambahnya.

Menkop mengatakan, Smesco Festival kali ini berbeda dengan pameran sejenis. Salah satu perbedaannya, adanya faviliun best of the best yang memamerkan produk-produk unggulan KUKM Indonesia pilihan kurator professional di bidangnya.

“Saya harap Smesco Festival diharapkan menjadi Icon dan Identitas Pameran Koperasi dan UKM Indonesia yang selalu ditunggu-tunggu,” katanya.

Secara khusus pada event kali ini akan disediakan Paviliun lintas Kementerian dan Lembaga berupa klinik-klinik konsultasi dan pendampingan. Di antaranya, klinik Penumbuhan Kewirausahaan (Kemenpora, Kemenaker, Kementerian KKP), dan Akses Pembiayaan (BRI, BNI, Bank Mandiri, Bukopin, PNM, Jamkrindo, Askrindo).

Selain itu, Sertifikasi HKI (Kemenkum dan HAM), Branding dan Packaging (Kemenperin, Kemendag), Standarisasi dan Sertifikasi Halal, SNI dan ISO (LPPOM-MUI, BSN), Keamanan Pangan (BPOM), Antisipasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan Kiat-Kiat Ekspor (Kemendag, LPEI). (tety)

Leave a Comment