06/05/2026
Aktual

Menkop Pastikan Tahun Depan KUR Mikro Turun Jadi 7%

D3X_1724

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga memastikan kredit usaha rakyat (KUR) yang saat ini 9% akan kembali diturunkan menjadi 7% pada 2017. Keputusan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap pelaku UKM. 

“Pemerintah memberikan kepercayaan dan keberpihakan kepada masyarakat kecil sudah rill,” ujar Menkop Puspayoga saat acara penyerahan simbolis KUR dan kartu ijin usaha mikro kecil di Ngawi, Jawa Timur, Jumat (19/2).

Pemerintah menyadari walaupun angka pertumbuhan ekonomi nasional sudah membaik namun belum mampu menciptakan pemerataan kesejahteraan di tingkat masyarakat kecil, dan angka kemiskinan belum menurun secara signifikan. Maka pemberdayaan pelaku UKM dianggap perlu menjadi prioritas pemerintah.

Dengan menurunkan suku bunga KUR dari yang sebelumnya 22% menjadi 12%, 9% dan 7% pada tahun depan, diharapkan semakin meningkatkan gairah pelaku UKM dalam berproduksi. Apabila skala usahanya meningkatkan, maka bisa berpotensi menyerap banyak tenaga kerja.

“Ini langkah nyata bagaimana bisa mengurangi kemiskinan. Tanpa bunga KUR rendah tidak akan tercapai kemiskinan itu turun. Apapaun hebatnya kegiatan kita kalau pelaku usaha kecil tidak diperhatikan, kemiskinan tidak akan turun,” tegasnya.

Untuk itu peran bank pelaksana KUR diminta harus terus tingkatkan dalam hal percepatan penyaluran KUR agar target pemerintah minimal Rp 100 triliun hingga akhir 2016 bisa terserap. Bank pelaksana KUR dimaksud yakni BRI, Mandiri, BNI, BPD Kalbar dan BPD NTT ditambah dua bank untuk KUR TKI, Maybank dan Sinarmas.

“Untuk menggeliatkan kembali masyarakat gunakan KUR ini dan jangan kayak dulu lagi tidak efektif, ada hibah dulu sudah dipotong, sekarang tidak lagi semua harus diberikan kredit bunga ringan,” ucap Puspayoga.

Tugas pemerintah lanjutnya, akan membina pelaku usaha disertai dengan memberikan KUR sebagai modal usaha. Selanjutnya pelaku usaha diminta harus bisa memanfaatkan peluang ini untuk terus tumbuh dan berkembang.
 
“Tidak ada di dunia pelaku usahanya itu keliling kampung, nenteng-nentang barang dagangannya, tidak ada, itu hanya ad di Indonesia. Semanagt ini kalau tidak dibina gak bisa akan berkembang,” tandas dia.

Dalam kesempatan kunjungan kerja ke Ngawi, Jatim, Menkop Puspayoga yang turut didampingi Deputi bidang Pembiayaan Braman Setyo menyerahka secara simbolis KUR dan Kartu Ijin Usaha Mikro Kecil kepala pelaku UKM di kantor cabang BRI Unit Pasar Besar. Penyerahan ini disaksikan Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Ketua DPRD Ngawi Dwi Riyanto Djatmiko, dan wakil pimpinan wilayah BRI Malang Erizal. (tety)

Leave a Comment