JAKARTA (Pos Sore) – Kementerian Kesehatan menyelenggarakan Pameran Pembangunan Kesehatan dan Pameran Produksi Alat Kesehatan Dalam Negeri 2016 bertema ‘Tingkatkan Penggunaan Produk Alkes Dalam Negeri, Kurangi Ketergantungan Impor’ pada 18-20 November, di JIExpo Kemayoran.
“Ini sebagai upaya untuk memperkenalkan Indonesia mampu memproduksi alat kesehatan di dalam negeri, sehingga dapat meningkatkan penggunaan produk dalam negeri,” tutur Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek, Jumat (18/11).
Pameran tersebut dibuka secara resmi melalui penekanan tombol sirine bersama oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menko Perekonomian Darmin Nasution, dan Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf Macan Effendi.
Menkes menambahkan, pameran ini menjadi sarana untuk memperkenalkan alat kesehatan yang telah mampu diproduksi dan berdaya saing sehingga dapat dimanfaatkan baik di dalam maupun di luar negeri.
“Pameran ini juga bermanfaat sebagai ajang penyediaan informasi mengenai alat kesehatan yang dibutuhkan di fasilitas pelayanan kesehatan yang belum diproduksi di dalam negeri sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat investor untuk berinvestasi di Indonesia,” tambah menkes.
Hal lainnya, pengembangan industri sediaan farmasi dan alkes juga harus berbasis penelitian dan pengembangan. Karena itu, dalam pameran ini juga ditampilkan produk inovasi hasil karya anak bangsa untuk memberikan semangat kepada peneliti agar mempercepat hilirisasi hasil penelitiannya.
Dalam kesempatan itu, menkes menyaksikan penandatatangan nota kesepahaman tentang penggunaan alat kesehatan dalam negeri antara Kemenkes yang diwakili Sekjen Kemenkes Untung Suseno, dan Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Kuntjoto Adi Purjanto. (tety)


