
JAKARTA (Pos Sore) — Pasca terpilihnya kembali sebagai Ketua Umum KOWANI (Kongres Wanita Indonesia), periode 2019 – 2024, Dr. Ir. Giwo Rubianto, M.Pd melakukan silaturahmi dan ramah tamah dengan para pendukungnya dan media yang selalu mensupportnya, di Jakarta, Senin (9/12/2019).
Giwo mengucapkan rasa syukur atas terpilihnya kembali dirinya untuk memimpin organisasi perempuan terbesar dan tertua di Indonesia ini. Bagi Giwo, hal ini menunjukkan ia masih dipercaya untuk membawa Kowani kepada pencapaian-pencapaian yang lebih baik lagi.
Terpilihnya Giwo Rubianto untuk memimpin kembali Kowani menunjukkan adanya kepercayaan dari berbagai organisasi perempuan yang mendukungnya selama ini. Saat ini jumlah organisasi perempuan yang sudah bergabung di Kowani sekitar 95 organisasi perempuan.
Kepercayaan ini juga yang berhasil membuat Kowani menuai banyak prestasi. Tak hanya makin dikenal di dalam negeri, Kowani juga makin dikenal di kalangan internasional. Beberapa terobosan yang sudah dilakukan Giwo Rubianto di Kowani pada periode sebelumnya, mendapat apresiasi dari dalam dan luar negeri.
“Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi saya karena menjadi peluang emas untuk terus melakukan ibadah dan untuk bisa meningkatkan perjuangan wanita Indonesia,” tutur mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), ini di sela acara syukuran yang dihadiri oleh pengurus terpilih DPP Kowani periode 2019-2024, di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Dikatakan, apa yang dicapainya ini tak akan mungkin terwujud tanpa dukungan media yang selama ini terus menyebarkan berita-berita positif. Khususnya berita yang mendukung Kowani dalam upaya menyebarkan dan menyosialisasikan perjuangan perempuan Indonesia.
Sepanjang ia mulai aktif berorganisasi, media sudah mendukungnya sejak awal. Itu sebabnya, media bagi dia ibarat keluarga. Selain mendukung kebijakan dan program-program di Kowani, media juga ikut melakukan kritikan, sehingga menjadi penyeimbang dalam melaksanakan program kerja Kowani.
“Dukungan media sangat berarti sekali bagi saya secara pribadi, khususnya selama saya dipercaya menjadi Ketua Umum Kowani dan kini dipercaya kembali untuk periode berikutnya. Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman media. Dukungan dan kritikan yang membangun terus akan saya nantikan. Hubungan dan kerjasama selama ini semoga bisa menjadikan nilai ibadah bagi kita semua, khususnya untuk membangun bangsa,” ujar Giwo Rubianto.
Giwo pun berjanji akan membawa Kowani lebih maju lagi. Tidak hanya dalam forum nasional, atau regional tetapi juga di kancah internasional. Dikatakan, Kowani harus lebih eksis dan lebih memberikan manfaat bagi kaum perempuan terutama organisasi-organisasi perempuan yang berada di bawah federasi Kowani.
Semangat tersebut ia yakin bisa dicapai dengan bantuan gerbong kepengurusan yang ada. Terlebih sebanyak 90 persen pengurus DPP Kowani periode 2019-2024 merupakan wajah-wajah lama yang sudah saling kenal dan telah membuktikan diri dalam hal kerjasama.
“Support dari organisasi-organisasi yang berada dibawah federasi Kowani sungguh membakar semangat kerja saya. Kepercayaan ini tentu tidak akan saya sia-siakan untuk bekerja lebih baik lagi ke depan, mendarmabaktikan diri bagi kemajuan perempuan Indonesia,” tambah Giwo.
Ia mengaku selama lima tahun bekerja bersama pengurus DPP Kowani periode 2014-2019 merasakan kehangatan dan suasana kekeluargaan. Semangat tersebut akan terus dipertahankan pada kepemimpinan periode yang akan datang agar pencapaian program kerja Kowani lebih maksimal.

Beberapa program kerja yang menjadi garapan utama Kowani ke depan diantaranya adalah menguatkan konsep peran perempuan sebagai Ibu Bangsa. Tugas perempuan sebagai Ibu Bangsa seperti yang diinginkan para pendiri Kowani, akan terus digaungkan sampai ke akar rumput.
“Sebagai Ibu Bangsa, setiap perempuan memiliki kedudukan mulia. Ia harus menjadi pendidik utama dan pertama anak-anak generasi muda, ia juga harus menjadi filter bagi semua informasi yang diterima anak,” jelasnya.
Lebih dari itu, Giwo melihat peran perempuan yang sangat strategis dalam hal pemberantasan korupsi, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, peningkatan akses pendidikan, peningkatan kesejahteraan keluarga dan lainnya.
Dalam hal pencegahan korupsi misalnya, perempuan bisa memiliki andil melalui sikapnya di keluarga, yang berupaya mendorong suami untuk tidak melakukan korupsi atau tindak ketidakjujuran lainnya.
Dalam hal pendidikan, perempuan memiliki andil besar mendidik anak sejak dalam kandungan hingga 1000 hari kehidupan pertama anak. Dalam fase tersebut, dominasi perempuan amat besar untuk mendidik anak-anaknya.
Dalam hal kesehatan, perempuan tidak hanya bisa andil dalan domain keluarga. Perempuan melalui Kowani selama ini juga telah ambil bagian dan secara aktif mengedukasi masyarakat terkait pola hidup bersih dan sehat.
“Kami bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan untuk memasyarakatkan gerakan masyarakat hidup sehat atau Germas, dan program ini tentu akan lebih kita intensifkan ke depan,” tegas Giwo.
Hal lain yang akan ia perjuangkan adalah bagaimana Kowani lebih turun ke
bawah ke organisasi-organisasi anggotanya serta mendorong terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
“Kowani merupakan rumah perjuangan bersama perempuan Indonesia yang selalu terbuka lebar. Saya akan menginventarisir hasil-hasil yang belum optimal dan apa yang diinginkan oleh organisasi di bawah Kowani,” kata Giwo.
Dikatakannya, kemenangan yang diraih milik semua pihak dan ia didedikasi untuk organisasi anggota Kowani. (tety)
