5.6 C
New York
26/04/2026
AktualPendidikan

Mahasiswa Gugat Statuta UI Cacat, Begini Faktanya

Di bawah guyuran hujan, mahasiswa kembali menggelar aksi tolak statuta UI yang cacat (twitter BEM UI)

Possore.com  — PP Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI terus menuai banyak kritik karena terdapat banyak kecacatan di dalamnya, baik secara formal maupun materiel. Takpuas dengan sikap Rektor yang dianggap tidak peduli, mahasiswa UI kembali melakukan unjuk rasa.

Aksi yang ditayangkan langsung melalui akun media social BEM UI@BEM UI official itu memperlihatkan, aksi dimulai sejak siang, mahasiswa mulai berkumpul di berbagai titik untuk kemudian menyatu melakukan “longmarch” menuju Gedung Rektorat UI.

Aksi tolak statuta UI terus berlanjut meskipun hujan turun. Mahasiswa akhirnya menggelar aksi di pelataran gedung Rektorat UI. Antara lain aksi teatrikal oleh Brigade UI.

Mahasiswa kemudian mendapat penjelasan dari Ketua Dewan Guru Besar (DGB) UI, Prof. Dr. Harkristuti Harkriswono, dan Sekretaris DGB UI Prof. Indang Trihandini, terkait penyusunan PP Nomor 75 Tahun 2021, yang menyatakan bahwa draf yang disahkan berbeda dengan yang diketahui oleh DGB UI.

Dari penjelasan Ketua DGB UI ini kemudian mahasiswa menyimpulkan terdapat kecacatan formal revisi Statuta UI dapat dilihat dari adanya perbedaan yang signifikan antara isi PP Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI yang baru disahkan dengan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) sebagai naskah yang disepakati bersama oleh empat organ UI, yaitu MWA, Rektor, Senat Akademi , dan DGB UI dalam rapat terakhir pada 26 Juni 2020.

Menurut BEM UI, kecacatan yang terjadi, baik secara formal maupun materiel pada Statuta UI membuat berbagai pihak melakukan bermacam upaya agar peraturan tersebut dapat dicabut. Mulai dari pembuatan daftar inventarisasi masalah (DIM), berbagai infografis pencerdasan, membumikan isu melalui propaganda, diskusi publik, hingga aksi. Namun hingga saat ini, berbagai upaya yang telah dilakukan belum membuahkan hasil.

Menghadapi aksi tolak statute UI ketiga ini, kkabarnya datangnya barisan mahasiswa telah diketahui oleh Rektor UI melalui pesan WhatsApp yang dikirim oleh Leon, Ketua BEM UI 2021. Tapi pesan tersebut menurut mahasiswa hanya dibaca dan tidak ditanggapi.

Sebelumnya, narasi yang dibagikan BEM UI melalui akun instagramnya menyebut,
Jika kali pertama aksi, Bapak Rektor malah bermain golf. Pada kali kedua, Bapak Rektor juga tidak hadir saat diajak piknik bersama.

Tuntutan dan keresahan mahasiawa terkait permasalahan-permasalahan mengenai revisi Statuta UI belum kunjung didengar. Namun mereka menyatakan tidak boleh menyerah dalam menyuarakan tuntutan kita!
Aksi tolak statute UI yang kali ketika ini membubarkan diri tepat pkl 16.20 WIB (lya)

Leave a Comment