JAKARTA (Pos Sore) — Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil Menengah (LLP KUKM) Kemenkop UKM menargetkan tahun ini 500 UKM untuk bisa naik kelas. Saat ini dari 500 space masih ada space untuk sekitar 172 UKM yang ingin ‘naik kelas’.
Caranya, dengan mengembangkan kualitas produk mereka baik dari sisi desain, branding, marketing, dan packaging, sehingga mereka bisa masuk ke pasar modern.
“Untuk memenuhi target tersebut, sejak awal tahun kita sudah melakukan beberapa kegiatan Temu Mitra dan Capacity Building dengan pelaku UKM,” kata Dirut LLP KUKM Ahamd Zabadi dalam diskusi dengan Forum Wartawan Koperasi (Forwakop), di Jakarta, Jumat (29/1).
LLP-KUKM Kemenkop dan UKM sebagai Badan Layanan Umum (BLU) memiliki tugas pokok dan fungsi serta bertanggung jawab mempromosikan dan memasarkan produk-produk pelaku Koperasi dan UMKM dari seluruh Indonesia ke pasar dalam dan luar negeri.
Ia mengatakan, LLP-KUKM memiliki mandat dari pemerintah sebagai pilot project Rumah Pemasaran Terpadu (Trading House) bagi para pelaku usaha Koperasi dan UKM.
“Rumah Pemasaran Terpadu LLP-KUKM adalah wahana bagi para pelaku KUKM untuk dapat memasarkan produknya ke pasar dalam dan luar negeri, Ini adalah jendela KUKM di tanah air bagi para buyer baik lokal maupun mancanegara,” paparnya.
Untuk menjalankan amanat tersebut, kata dia, secara bertahap dijalankan sejumlah program antara lain peningkatakan kapasitas KUKM. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kualitas produk KUKM dan memperluas akses pasar produk mereka.
Selain itu, jelas Zabadi, memfasilitasi KUKM Mitra yaitu LLP-KUKM menyediakan wahana bagi pelaku usaha untuk memasarkan produknya ke luar negeri dengan cara membangun website trading house yang dapat diakses buyer dari luar negeri.
“Website ini adalah bagian dari marketing intelligent,” paparanya.
Website tersebut, ungkap Zabadi, berisi profil dan produk KUKM mitra siap ekspor sehingga buyer dapat langsung melihat produk apa saja yang diminati dan menjadi trend saat ini.
LLP-KUKM akan menfasilitasi permintaan tersebut dan menghubungkannya kepada KUKM mitra.
“LLP-KUKM juga akan membantu fasilitasi perizinan dan kargo, bagi pelaku usaha yang mendapat order ekspor,” kata Zabadi. (tety)
