06/05/2026
Aktual

LLP-KUKM Dorong UKM Masuk Digital Ekonomi

JAKARTA (Pos Sore) — Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) terus mendorong pelaku usaha kecil dan menengah masuk ke digital ekonomi. Akses pasar di tanah tersebut dinilai masi terbuka lebar.

Lembaga itu mengajak KUKM mitra bekerja sama dengan market place dan portal dagang nasional dan internasional yang ada di tanah air. Kali ini, LLP-KUKM menggandeng Alibaba.com sebagai mitra di ranah digital ekonomi.

Sebagaimana diketahui, geliat bisnis e-commerce di Indonesia melesat dalam lima tahun terakhir. Hasil riset Asosiasi E-commerce Indonesia (IdEA, Google Indonesia, dan perusahaan periset pasar terkemuka Taylor Nelson Sofres memperlihatkan pada 2013 nilai pasar e-commerce Indonesia mencapai USD8 miliar atau setara Rp94,5 tiliun dan pada 2016 diprediksi naik tiga lipat menjadi USD25 miliar atau Rp295 triliun.

“Pasar yang masih terbuka itu menjadi peluang bagi pelaku usaha di tanah air untuk masuk ke digital ekonomi. Teknologi digital dapat membantu para pelaku usaha dalam meningkatkan daya saing mereka di pasar yang lebih luas, bahkan mendunia,” tegas Direktur Utama LLP-KUKM Ahmad Zabadi terkait digalog inspirasi bertema ‘Menjangkau Pasar Dunia dengan Teknologi’, di Galeri Indonesia WOW SME Tower, Jakarta, Rabu (30/3).

Dialog itu sendiri bersamaan dengan peluncuran platform E-commerce dari PT Anabatic Technologies yang diberi nama Emopria Digital Raya. Dihadiri Agus Muharram, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Timothy Leung, Head of Global Business Development – Alibaba.com, dan Fernando Wangsa, Direktur Emporia Digital.

Kerjasama dengan Alibaba.com karena portal tersebut sukses membangun bisnis UMKM di Cina dengan mengadakan pendekatan yang komprehensif. Kesuksesan ini juga akan diaplikasikan pada penyediaan program-program pelatihan dan konsultasi bagi para pelaku UMKM di Indonesia.

Bagus Rachman, Direktur Pemasaran dan Marketing LLP-KUKM menambahkan upaya kolaborasi ini dilakukan perdasarkan pengamatan bahwa pangsa psar dari digital commerce atau e-commerce yang menduia masih sangat menjanjikan. LLP-KUKM juga terus mendorong usaha kecil dan menengah untuk semakin berkibar. Tidak saja menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tetapi juga menguasai pasar dunia.

Dikatakan, pengguna internet di Indonesia yang mencap[ai angka 82 juta orang atau sekitar 30 persen dari total penduduk menjadi potensi yang sangat menjanjikan bagi para pelaku usahauntuk mengembangkan pangsa pasar dan ekuitas bran mereka dalam jagad digital.

“Selain terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk, serta kemampuan kuota produksi, para pelaku UMKM di Indonesia juga tidak dapat meninggalkan peran teknologi digital ke dalam kegiatan bisnis mereka,” tandas Bagus. (tety)

Leave a Comment