7.6 C
New York
24/02/2024
Aktual

‘Land of Harmony 2018’: ‘Menjual’ Bogor ke Warga Jakarta

JAKARTA (Pos Sore) — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor menggelar event ‘Land of Harmony 2018’ bertajuk ‘Visit Bogor 2018’, di Atrium Senen, Jakarta Pusat, pada 17-18 Maret 2018. Sebanyak 20 perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata seperti hotel, restoran, tempat wisata, dan industri kreatif, ikut memeriahkan event ini.

Kabupaten Bogor, sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor Rahmat Suryana, memiliki kekayaan alam dan seni budaya yang menjadi primadona pariwisata
di provinsi Jawa barat.

“Sektor pariwisata saat ini menjadi salah satu andalan di luar migas dalam menghasilkan devisa dan dapat meningkatkan pembangunan di sektor pariwisata sehingga akan mendorong pembangunan di sektor lain,” tuturnya saat di temui di sela acara.

Menurutnya, sektor pariwisata pada saat ini telah menjadi salah satu sektor andalan, karena akan mendorong peningkatan pembangunan sektor lain sebagai akibat dari multiplier affect pariwisata.

Dengan keindahan alamnya, kekayaan seni budaya yang dimiliki serta masyarakatnya yang bersahaja dan memiliki pemahaman baik, menjadi faktor pendukung sektor
wisata karena ikut mengenalkannya kepada masyarakat luar secara nasional, bahkan global.

“Maka dari itu harus dilakukan usaha-usaha promosi dari seni budaya dan pariwisata yang ada di Kabupaten Bogor. Dan di masa mendatang, Kabupaten Bogor akan tetap menjadi sebagai salah satu wisata utama di Jawa Barat yang tetap terjaga, sekaligus dalam rangka mensukseskan Program Visit Bogor 2018,” katanya.

Dikatakan, event ini bertujuan untuk mendatangkan dan menjaring secara langsung pengunjung, khususnya wisatawan domestik oleh para stakeholder pariwisata yang ada di wilayah kabupaten bogor. “Bisa dibilang kami akan terus ‘menjual’ Bogor ke masyarakat Jakarta agar berwisata ke Bogor,” ujarnya.

Selain itu, memperkenalkan dan mempromosikan potensi pariwisata maupun budaya yang dimiliki Kabupaten Bogor agar dapat menjadi objek dan daya tarik wisata yang sangat potensial dan mampu menarik jumlah kunjungan wisatawan lebih banyak.

“Kami juga ingin meningkatkan image Kabupaten Bogor sebagai daerah tujuan wisata baik bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara serta menyukseskan Program Visit Bogor 2018,” tambahnya.

Jika kunjungan wisatawan ke Bogor pada tahun lalu mencapai lebih dari 7 juta, ditargetkan pada tahun lebih bisa mencapai 8 juta, bahkan lebih.

Tak kalah penting, dari event ini diharapkan dapat meningkatkan usaha di bidang kepariwisataan serta menumbuhkembangkan minat para investor untuk bergerak di bidang kepariwisataan. (tety)

Leave a Comment