7.7 C
New York
26/04/2026
AktualKesra

KOWANI – BPOM Edukasi Perempuan Indonesia Cara Aman Konsumsi Obat Selama Pandemi Covid-19

JAKARTA (Pos Sore) — Panitia Solidaritas Bencana Nasional Covid-19 Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menggelar talkshow bertema “Mengenal Obat Aman Konsumsi Masa Pandemi Covid-19”. Talkshow daring yang diadakan di tengah wabah Covid-19, Sabtu (2/5/2020), ini bekerjasama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd, saat memberikan kata pengantar, menuturkan, sebagai Ibu Bangsa dan pendidik pertama dalam keluarga, kegiatan talkshow ini dinilai sangat tepat dilakukan oleh organisasi yang dipimpinnya.

Menurutnya, Kowani sebagai organisasi federasi dari 98 organisasi perempuan di tingkat nasional, dan sebagai perpanjangan tangan ke lebih dari 86 juta anggotanya, tentu dapat menjadi corong dan pendidik dalam keluarga, masyarakat, dan bangsa Indonesia.

“Kowani telah terbukti selalu efektif menjadi agen perubahan sekaligus informan terkait persoalan-persoalan perempuan. Baik kepada keluarga, sahabat, kerabat dan lingkungan dan secara umum kepada seluruh masyarakat,” tuturnya sebelum talkshow itu berlangsung.

Hal penting lain terkait peran strategis Kowani sebagai organisasi perempuan, Kowani sangat memahami berbagai persoalan perempuan dengan lebih baik. Karena itu, Kowani sangat berkomitmen untuk mendukung dan memberikan kontribusi ide dan karya nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan perempuan.

Termasuk di dalamnya mengenai obat-obatan yang baik dan aman untuk dikonsumsi oleh perempuan dan keluarganya selama pandemic Covid-19. Terlebih saat ini kita berada dalam keadaan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Masyarakat dihimbau pemerintah untuk “stay at home”.

Belum lagi pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi melawan pencegahan penyebaran virus Corona/Covid-19 selama pandemi. Tentu dengan perubahan menjalani keseharian, kita tetap harus memperhatikan kesehatan selama berada ditengah pandemik COVID-19.


“Hal inilah yang mendasari mengapa Kowani melakukan kerjasama dengan BPOM untuk melakukan edukasi tentang obat-obatan yang dapat dikonsumsi selama pandemi Covid-19, agar dapat mengedukasi para perempuan sehingga terwujud masyarakat yang sehat, cerdas dan bermartabat. Apalagi masyarakat cenderung menggunakan apa saja obat asalkan dapat menjanjikan tidak tertular virus corona,” tegasnya.

Sebagai Ibu atau pengurus keluarga, kebanyakan perempuan bertanggung jawab terhadap pemakaian obat-obatan oleh keluarganya ataupun bagi dirinya sendiri. Karena itu, perempuan wajib mengetahui apakah semua yang dikonsumsi oleh dirinya dan keluarganya itu sudah sehat dan aman? Karena perempuan bertanggung jawab juga untuk menyiapkan generasi Indonesia masa depan sebagai generasi yang sehat, cerdas dan bermartabat.

Sementara itu, Ratna Irawati, M.Kes, Direktur Pengawasan dan Pelayanan Obat, Narkotika Psikotropika dan Prekursor BPOM yang menjadi narasumber, mengakui selama pandemi Covid-19, penggunaan suplemen atau vitamin di tengah masyarakat meningkat tajam. Terutama vitamin C, vitamin E dan vitamin D yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

“Beberapa di antaranya bahkan melakukan suntik vitamin. Tujuannya supaya daya tahan tubuh meningkat sehingga dapat melawan virus corona. Suntik vitamin boleh-boleh saja, asalkan sebelum melakukan suntik vitamin harus berkonsultasi dulu dengan dokter. Sebab suntik vitamin pada kondisi tertentu juga tidak menguntungkan bagi seseorang,” terangnya.

Ia menuturkan, virus corona yang menjadi penyebab Covid-19 bisa mengenai siapa saja. Untuk dapat bertahan dari gempuran virus tersebut, daya tahan tubuh menjadi kunci utamanya. Asupan makanan yang bergizi ditunjang dengan perilaku hidup yang sehat dan bersih jauh lebih utama agar dapat melawan virus.

Karenanya, ia berharap selama pandemi Covid-19 ini, Kowani mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terutama kaum perempuan terkait penggunaan obat dan vitamin yang aman. Perempuan sebagai pengatur rumah tangga memiliki peran strategis untuk menyelamatkan seluruh anggota keluarga dari penggunaan obat dan vitamin yang berbahaya bagi tubuh.

“Saya mengajak semua perempuan terus mengikuti perkembangan informasi terkait wabah Covid-19 ini. Jangan mudah termakan hoaks atau berita bohong. Karena selama pandemi, hoaks terkait obat dan vitain penangkal virus amat banyak,” tegasnya.

Atas kegiatan talkshow daring ini, Giwo pun memberikan apresiasi kepada Koordinator Panitia Solidaritas Bencana Nasional Covid-19 Kowani yang dikoordinir Dr. (Can) Susianah Affandy, M.Si beserta para pengurus yang terlibat sebagai penyelenggara acara. Giwo berharap kegiatan ini bermanfaat bagi anggota Kowani yang mengikuti talkshow ini.

“Semoga apa yang kita diskusikan ini dapat menjadi akses bagi pribadi kita dalam menambah ilmu dan meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana mencermati dan memilih bahan obat yang aman untuk dikonsumsi di era pandemic virus Corona/Covid-19 ini,” tutupnya. (tety)

Leave a Comment