18.1 C
New York
25/04/2026
AktualEkonomi

Kolaborasi, Cara KemenkopUKM Capai Target 750 Startup Digital

BOGOR (Pos Sore) — Pemerintah menargetkan bisa menumbuhkan 750 wirausaha baru berbasis teknologi informasi, atau startup digital setiap tahun. Target ini diamanatkan kepada Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Karenanya, berbagai strategi dilakukan bersama lintas sektor yang juga memiliki tanggung jawab dan peran yang sama.

Deputi Pengembangan SDM KemenkopUKM, Arif Rahman Hakim, mengatakan sektor UMKM menjadi sektor yang cukup berperan dalam pertumbuhan ekonomi karena 99,6 persen sektor usaha di Indonesia adalah UMKM. Sementara serapan tenaga kerja dari sektor ini 97 persen dari total usaha di Indonesia. Adapun kontribusi terhadap PDB sekitar 61 persen dan di tahun 2024 ditargetkan bisa meningkat menjadi 65 persen.

“Setiap tahun kita harus tumbuhkan 750 startup baru ini tidak mudah perlu koordinasi dengan stakeholder terkait, untuk bisa tumbuhkan startup ini,” ujar Arif di sela-sela kegiatan pelatihan kewirausahaan Forum Wartawan Koperasi (Forwakop) di Bogor, Jawa Barat, Minggu (11/10/2020).

Dijelaskan Arif, upaya menciptakan 750 startup digital ini dilakukan secara bersama-sama dengan 18 Kementerian dan Lembaga (K/L). Banyaknya pihak yang terlibat karena untuk mencapainya tidak mudah. KemenkopUKM juga menggandeng swasta dan BUMN untuk membantu pencapaian target itu.

Saat ini, banyak pihak swasta atau BUMN yang memiliki program inkubasi bisnis bagi UMKM. Dunia usaha juga ada kegiatan inkubasi UMKM untuk tumbuhkan kewirausahaan. Dari perguruan tinggi pun punya kegiatan yang sama. Jadi, banyak pelaku yang terlibat dalam hal ini sebagai bentuk kolaborasi yang harmonis dari berbagai pihak.

Terkait dengan realisasi pencapaian berapa jumlah startup digital yang terbentuk di tahun ini, Arif belum dapat memberikan informasi detailnya. Sebab meskipun sudah di penghujung tahun namun program ini masih bergulir dan saat ini masih dilakukan konsolidasi untuk mendapatkan angka pasti terkait realisasinya.

Di saat yang sama pemerintah melalui KemenkopUKM juga diberikan tugas untuk mendorong UMKM naik kelas. Menurutnya dari total UMKM di Indonesia yang jumlahnya sekitar 64 juta unit, mayoritas adalah pelaku usaha mikro. Dari jumlah itu 50 persennya status pendidikan adalah tamatan Sekolah Dasar (SD).

Lebih lanjut, sekitar 20 persennya tamatan SLTA dan hanya sebagian kecil yang tamatan sarjana. Oleh sebab itu untuk mencapai target UMKM bisa naik kelas, KemenkopUKM pertama-tama menyasar kelompok UMKM yang pendidikan minimal SMP untuk diberikan pendampingan dan pelatihan agar kemampuannya meningkat.

“Kami optimis bisa (naikkan kelas UMKM), yang 20 persen itu kalau kita bedah sekitar 5-10 persen lebih mudah dinaikkan kelasnya. Kita ingin yang kita latih jadi pengungkit agar bisa naik kelas. Sebab semakin tinggi pendidikan semakin luas wawasan sehingga bisa kita pacu untuk lebih berdaya saing,” pungkasnya. (tety)

Leave a Comment