05/05/2026
Aktual

Kementan Salurkan Alat dan Mesin Pertanian Senilai Rp34,6 T

JAKARTA (Pos Sore) – Kementerian Pertanian akan menyalurkan 100.000 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) pada 2016. Kepastian ini menyusul penandatangan kontrak pengadaan barang dan jasa oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan sejumlah pihak.

“Hari ini kita tandatangani Rp34,6 triliun proyek di Kementerian Pertanian. Kita sudah start 50 persen di hari pertama kerja di 2016. Tahun ini kita akan lebih fokus lagi,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Senin (4/1).

Mentan mengatakan, jumlah alsintan yang disalurkan untuk para petani di seluruh Indonesia ini meningkat 20.000 lebih banyak dibandingkan tahun 2015 yang berjumlah 80.000 unit.

Alsintan yang diedarkan ini, terdiri dari alat-alat pra-panen dan alsintan pasca-panen. Untuk alsintan prapanen,di antaranya berupa traktor,rice transplanter, pompa air dan sebagainya. Sementara itu, untuk alsintan pasca-panen seperti combine harvester, power thresser, dryer, corn sheler dan sebagainya.

“Penggunaan alsintan sebagai teknologi pertanian sangat penting bagi sektor pertanian,” tandas mentan.

Amran berharap bantuan pemerintah di lingkungan Kementerian Pertanian sudah bisa didistribusikan kepada penerima manfaat, yaitu kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan).

Adapun perjanjian kerjasama pengadaan barang dan jasa itu meliputi pengadaan pupuk bersubsidi dengan PT Pupuk Indonesia Holding Company senilai Rp30 triliun, serta pencetakan sawah baru dengan Zeni Kodam dan Zeni TNI-AD senilai Rp3,2 triliun.

Selain itu, pengadaan benih bersubsidi dengan PT Pertani dan PT Sang Hyang Seri senilai Rp808 miliar, pengadaan alat dan mesin pertanian dengan enam perusahaan senilai Rp360 miliar, serta asuransi pertanian dengan PT Jasindo senilai Rp114 miliar.

Sedangkan alat dan mesin pertanian pasca panen dengan PT Kubota senilai Rp8,3 miliar, fasilitas keamanan kantor dan lingkungan Ditjen Horti dengan PT SIMS Service senilai Rp723 juta, serta pemeliharaan gedung Ditjen Horti dengan PT Tataruang Dinamika senilai Rp637 juta.

Untuk pengadaan obat, vitamin, mineral sapi donor dan calon donor, mineral untuk sapi resipien dan calon bibit dengan CV Karya Inayah senilai Rp308 juta, serta hijauan pakan ternak dengan Kelompok Tani Sukabumi senilai Rp180 juta. (tety)

Leave a Comment