15.3 C
New York
10/05/2026
Aktual

Kementan Berikan Perhargaan kepada 27 Teladan Pertanian Tingkat Nasional 2018

JAKARTA (Pos Sore) — Kementerian Pertanian kembali memberikan Penghargaan Tingkat Nasional 2018 bagi 27 orang teladan di bidang pertanian. Mereka dipilih berdasarkan seleksi yang dilakukan melalui penilaian yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Perhargaan diberikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Syukur Iswantoro, di Jakarta, Jumat (17/8). Turut mendampingi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Momon Rusmono.

Adapun para teladan pertanian yang mendapatkan penghargaan meliputi 3 orang Petani Berprestasi, 3 Gapoktan Berprestasi, 3 Kelembagaan Ekonomi Berprestasi, dan 3 orang Penyuluh Pertanian Teladan.

Selain itu, 3 Balai Penyuluhan Pertanian Berprestasi, 9 orang Pengelola Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Berprestasi, serta 3 orang Widyaiswara Berprestasi.

Menurut Syukur Iswantoro, keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak lepas dari keberhasilan kinerja Kementerian Pertanian dalam mewujudkan SDM pertanian sebagai pelaku utama yang profesional, berkualitas, andal dan berdaya saing.

“Untuk mewujudkan swasemba pangan dan lumbung pangan 2045 sangat diperlukan pelaku utama bidang pertanian yang berkualitas dan memiliki jiwa kewirusahaan sehingga mampu mengembangkan usaha agrobisnis yang menembus pasar dunia,” katanya.

Sebagaimana telah tertuang dalam Nawacita dan terangkum dalam RPJMN 2015-2019, sasaran pembangunan pertanian ke depan adalah terwujudnya kedaulatan pangan di mana seluruh kebutuhan pangan pokok dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.

“Namun untuk mewujudkan hal ini kita harus berjuang keras, kompak, dan bersatu untuk menaklukkan berbagai tantangan dan hambatan untuk mencapai hal tersebut,” tandasnya.

Adapun upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Kementerian Pertanian adalah dengan menetapkan kebijakan, melakukan perbaikan dan pengembangan infrastruktur, on-farm dan pasca panen, serta pengendalian pasar.

Menurut Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam sambutannya yang disampaikan syukur Iswantoro, kegiatan pemberian penghargaan bagi para pelaku pembangunan pertanian ini telah dirasakan manfaatnya.

Selain sebagai sarana aktualisasi prestasi, juga untuk memotivasi para pelaku pembangunan pertanian agar terus berkiprah dalam mewujudkan target, sasaran dan keberhasilan pembangunan pertanian.

Sekaligus juga menjadi daya tarik bagi generasi muda pertanian untuk berkarya membangun sektor pertanian sehingga mampu menjadi penghidup asa di tengah berkurangnya tenaga muda di sektor pertanian.

“Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, mengalami kehilangan sebanyak 5 juta keluarga petan. Dari 31 juta menjadi 26 juta dan angka ini terus bertambah. Regenerasi petani ini menjadi keharusan untuk pertanian masa depan yang membutuhkan tenaga pertanian yang handal,” tutur menteri.

Kementerian Pertanian sendiri telah memberikan penghargaan kepada para teladan pertanian sejak 2006. (tety)

Leave a Comment