JAKARTA (Pos Sore) – Kementerian Koperasi dan UKM tetap menggulirkan program kewirausahaan bertajuk ‘Wirausaha Pemula’ pada tahun ini meski dana bantuan sosial dihapuskan.
Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop UKM Prakoso B Susetyo mengatakan, agar program tersebut dapat berjalan, pihaknya akan menggandeng tiga bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Kita akan memanfaatkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk bantuan permodalan bagi Wirausaha Pemula di tahun ini,” katanya, di Jakarta, Jumat (8/1).
Prakoso menambahkan, program sejenis yang ada di Bank Mandiri yaitu Wirausaha Muda Mandiri tetap berjalan seperti biasa.
“BRI dan BNI merespon program WP ini dengan antusias. Untuk BRI dan BNI, akan menerapkan program sejenis dengan pola yang berbeda,” ujarnya.
Jika di Bank Mandiri yang diseleksi adalah wirausaha yang sudah masuk ke level mikro dan kecil, sedangkan di BRI dan BNI nantinya lebih kepada calon wirausaha pemula yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Mengenai namanya apa, nanti kita umumkan. Sekarang lagi dipersiapkan. Pokoknya, kita akan keroyok target KUR Rp100 triliun. Tanpa melakukan terobosan program dan sinergi dengan pihak lain, target itu bakal sulit dicapai,” tukasnya.
Pemenang dari program WP tersebut akan mendapat bantuan permodalan dari Kemenkop dan UKM berupa dana KUR sebesar di bawah Rp25 juta tanpa agunan. Setelah mendapat KUR, para WP itu akan mendapat pendampingan dan binaan dari bank yang memberikan KUR.
“Mereka akan kita bina hingga mampu mencapai level mikro dan kecil,” tambahnya.
Jika sudah naik level, untuk pengembangan usahanya, WP tersebut akan mendapat tambahan KUR hingga ratusan juta bahkan miliaran, dan tetap tanpa agunan.
“Untuk sampai level itu, kita akan melakukan seleksi dan pembinaan secara ketat dengan melibatkan kalangan akademisi untuk memberikan pelatihan dan pembinaan bagi para WP,” paparnya.
Selain itu, kata Prakoso, WP juga akan diberikan pelatihan dan pendidikan perkoperasian.
“Tujuan dari itu semua adalah menumbuhkembangkan UMKM dan koperasi di seluruh Indonesia,” tegas dia. (tety)

