JAKARTA (Possore.id) — Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Kementerian Keuangan menggelar Inspirational Talkshow bertajuk “Pilihan Berharga untuk Kemandirian Bangsa”, Jumat 7 Juli 2023.
Talkshow tersebut menghadirkan Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Dr. Ir. Giwo Rubianto, M.Pd sebagai narasumber.
Kegiatan talkshow digelar pada acara launching masa penawaran Cash Waqf Linked Sukuk Ritel (CWLS Ritel) seri SWR004, di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan.
Launching SWR004 sendiri sukses diresmikan oleh Suminto, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR).
SWR004 adalah instrument investasi berbasis syariah yang disediakan dan dijamin oleh Kemenkeu dan Negara untuk pembiayaan program/kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Dalam talkshow dihadirkan pula beberapa narasumber lainnya, antara lain Direktur Departemen Pembiayaan Syariah DJPPR Dwi Hadiningdyah.
Selain itu, Pengembang Digital Wakaf Perwakilan dari Yayasan Eduwakaf Jogja Roy Renwarin, dan Prof. Euis Amalia sebagai perwakilan Majelis Alimat Indonesia.
Dalam sambutannya, Giwo menyampaikan Kowani yang memiliki lebih dari 90 juta anggota perempuan di seluruh Indonesia saat ini memiliki Lembaga Ibu Bangsa Berwakaf.
Lembaga ini diluncurkan bersama Menteri Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan, Bintang Puspayoga pada 20 Desember 2022.
“Keberadaan lembaga ini sudah kami sosialisasikan kepada seluruh organisasi anggota Kowani yang berjumlah lebih dari 102 organisasi perempuan di tingkat pusat,” kata Giwo.
Sosialisasi juga diteruskan kepada BKOW dan GOW di seluruh Indonesia. Bahkan telah dilaporkan kepada Wakil Presiden RI pada Februari 2023.
Giwo menilai SWR004 sangat bermanfaat untuk kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Investasi yang memiliki banyak manfaat keberlanjutan.
Karena itu, perlu segera disosialisasikan kepada para Ibu Bangsa, khususnya anggota organisasi Kowani, BKOW dan GOW di seluruh Indonesia.
Dikatakan, saat ini, Kowani baru sebagai inkubator nazhir, dan sedang dalam progress menjadi nazhir. Apabila sudah menjadi nazhir, menjadi kesempatan dan peluang yang baik bagi Kowani.
“Bahwa kelak dana tersebut akan diinvestasikan dalam bentuk sukuk dalam instrument SWR004 untuk meningkatkan manfaat yang diterima dan berjangka panjang,” tegasnya.
Giwo berharap pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan dan Kowani dapat saling berkolaborasi dan bekerja sama untuk mendapatkan win win solution.
“Demi menciptakan pembangunan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan di Indonesia dengan harapan kedepannya juga terdapat CWLS untuk seri Wanita Indonesia,” ujarnya.
