9.4 C
New York
03/05/2026
Aktual

Kampanye Nasional Anti Tembakau Selamatkan Rakyat Indonesia

JAKARTA (Pos Sore) — Tembakau, salah satu penyebab kematian dan penyakit di Indonesia. Disadari atau tidak, aneka penyakit menyeramkan pun mengintai para perokok.

World Lung Foundation dan Kementerian Kesehatan pun meluncurkan kampanye nasional media massa anti tembakau. WLF mengucapkan selamat kepada pemerintah Indonesia atas perkembangan yang signifikan pada kebijakan kesehatan publik.

Kampanye bertema ‘Berhenti Menikmati Rokok Sebelum Rokok Menikmati Anda’ dirancang untuk meningkatkan kepedulian terhadap bahaya merokok. Kampanye ini diselaraskan dengan #30HariTanpaRokok, inisiasi nasional berhenti merokok.

“Orang yang tidak merokok adalah orang pintar, karena telah memilih gaya hidup sehat,” tandas Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi, dalam peluncuran iklan bahaya merokok di Blitz Megaplex Pacific Place, Jumat (10/10).

Menkes mengatakan, tujuan iklan ini agar orang yang belum merokok jangan merokok. Dengan tidak merokok, lingkungan akan bersih dan tidak akan ada perokok pasif. Diharapkan, dengan iklan layanan masyarakat ini orang yang sudah merokok bisa berhenti dari kecanduannya.

Tobacco Atlas mencatat 20 persen kematian pada laki-laki dan 12 persen kematian pada perempuan disebabkan oleh rokok. Sepanjang 2012, ada lebih dari 190.000 rakyat Indonesia meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan rokok dan tembakau.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat melalui laporan Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2011, di Indonesia, 67 persen laki-laki dewasa dan 2,7 persen perempuan dewasa adalah perokok.

Lebih dari 85 persen penduduk dewasa terpapar asap rokok di restoran, lebih dari 50 persen terpapar di ruangan tempat bekerja, dan lebih dari 78 persen terpapar di dalam rumah.

“Kampanye ini membantah informasi-informasi yang salah tentang bahaya merokok dengan mempertunjukkan testimoni jujur dan gamblang dri Manat Hiras Panjaitan, korban kanker tenggorokan,” tambah Peter Baldini, Chief Executive WLF.

Ia menandaskan, masyarakat Indonesia harus mendengar informasi yang sejujurnya tentang tembakau. Penyalahgunaan tembakau, penyebab kematian yang dapat dihindari di dunia.

Karenanya, iklan ini akan tayangkan di beberapa stasiun televisi nasional di Indonesia, YouTube, dan bioskop-bioskop selama 4 minggu. Diharapkan, iklan yang menampilkan testimoni Manat Hiras Panjaitan dapat mengubah mindset ‘merokok itu nikmat’. (tety)

Leave a Comment