JAKARTA (Pos Sore) — Rakyat Indonesia dikejutkan dengan disebutnya nama-nama orang penting dalam sebuah rekaman berdurasi 2 jam 20 menuit di sidang Mahkaman Kehormatan Dewan terkait dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto.
Kasus yang kemudian dikenal dengan sebutan Freeport Gate itu, ada beberapa nama yang disebutkan berulang-uoang bahkan ada hang sampai 61 kali.
Beranjak dari kondisi itu, Ketua Umum Partai Pemersatu Bangsa (PPB) DR.H.Eggi Sudjana,SH.MSi mendesak agar semua nama yang terungkap dalam rekaman kasus Freeport Gate, mengundurkan diri secara terhormat. Eggi bahkan menegaskan rekaman itu juga mengungkap dugaan kecurangan Pilpres yang dilakukan Jokowi-JK.
Sebagaimana diketahui Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dari Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, saat diwawancara seluruh televisi swasta, mengatakan isi lengkap pembicaraan direkaman tak hanya tentang pencatutan nama presiden dan wakil presiden oleh Setya Novanto tapi ada persoalan yang lebih dahsyat.
“Terdengar jelas pembicaraan terkait dugaan kecurangan Pilpres 2014 oleh Jokwi-JK, namun bagaimanapun isi rekamannya masih harus diuji.”
Namun, desak Eggi, jika benar adanya, maka Jokowi-JK termasuk komisioner KPU, Hakim MK dan semua yang memenangkan Jokowi-JK harus diperiksa karena sudah melakukan pelanggaran pidana.
“Mula-mula hanya berniat membongkar ‘Papa Minta Saham’ malah terungkap pula ‘Papa Menang Curang’. Untuk itu sebaiknya nama nama yang disebut-sebut dalam rekaman itu mengundurkan diri sebelum dimundurkan.Jika tetap keukeuh tak mau mundur maka cepat atau lambat akan ada pengadilan Rakyat Indonesia.”
Partai Pemersatu Bangsa (PPB) mengajak seluruh rakyat Indoensia mengawal skandal Freeport Gate agar tidak hanya mengungkap tapi harus menuntaskan serta menghukum semua yang terlibat, Ujar Ketua Parta Pemersatu Bangsa,DR H.Eggi Sudjana, nSH.MSi. (hasyim)
