8.8 C
New York
26/04/2026
Aktual

Jokowi-JK Agar Lebih Perhatikan Nasib Pengusaha UKM Plaza Kenari Mas

JAKARTA (Pos Sore) — Era Masyarakat Ekonomi Asean tinggal di depan mata. MEA yang berlaku pada 2015 ini akan dibanjiri pengusaha-pengusaha raksasa dunia yang datang ke Indonesia.

Diprediksikan tingkat persaingan semakin ketat. Semua sektor akan merasakan persaingan ini. Jika tidak mendapat dukungan berbagai hal, pengusaha Indonesia, terutama kalangan UKM akan tergilas.

Karenanya, para pengusaha kecil dan menengah (UKM) di lingkungan Plaza Kenari Mas, Jakarta Pusat, menaruh harapan besar pada pemerintahan yang baru bergulir.

“Kami berharap Kabinet Kerja Jokowi-JK agar lebih memperhatikan nasib kami. Sebagai pengusaha kecil dan menengah kami sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah. Kami tak ingin tergilas pengusaha raksana,” tandas Arnold S, seorang pemiliki kios Plaza Kenari Mas, di Jakarta, Rabu (12/11).

Arnold yang juga Ketua Sekretariat Bersama Pemilik Kios Pedagang dan Pekerja Plaza Kenari Mas (Sekber PKP3KM), menambahkan, dukungan yang bisa diberikan pemerintah bermacam-macam. Mulai dari kemudahan akses perbankan, lingkungan berusaha yang aman dan nyaman, serta infrastruktur yang memadai.

Menurutnya, dengan lingkungan berusaha yang didukung infrastruktur memadai akan membuat calon konsumen yang datang juga merasa aman. Ini sebagai salah satu bentuk promosi yang dapat menyedot pengunjung.

“Meskipun kami berusaha di lingkungan yang dibangun pihak swasta, tetapi jika koordinasi dengan pemerintah berjalan baik, akhirnya kami juga yang merasakan manfaatnya,” tandasnya di sela syukuran terbentuknya Sekber yang diresmikan pada 4 November.

IMG-20141112-07332

Diakuinya, Indonesia, terutama Jakarta, menjadi pasar yang sangat potensial bagi pengusaha internasional. Karena itu, tidak mengherankan jika potensi ini menjadi incaran bagi pengusaha di banyak negara.

Jika tidak ada pembenahan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur dan kemudahan akses permodalan, maka pengusaha kecil dan menengah lokal bisa tergilas.

“Hancurnya pengusaha kecil dan menengah, bukan hanya ekonomi dalam negeri yang akan terganggu, tetapi juga memunculkan kerawanan sosial akibat meningkatnya jumlah pengangguran,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, pengusaha kecil dan menengah menjadi benteng tangguh saat perekonomian bergejolak. Lihat saja ketika terjadi krisis moneter di Indonesia belasan tahun silam, pengusaha UKM yang mampu mencegah terjadinya ledakan pengangguran. (tety)

Leave a Comment