JAKARTA (Pos Sore) — Para pelaku UMKM kuliner di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, diberi pelatihan vocasional berupa teknik pengemasan yang baik jelang digelarnya acara Sail Tomini 2015 yang dipusatkan di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada 19 September 2015. Ada sekitar 30 pelaku UMKM kuliner yang memproduksi makanan olahan khas Parimo mendapatkan pelatihan tersebut.
Pelatihan selama 4 hari secara intensif ini mendatangkan langsung instruktur dan pelatih berpengalaman dari luar wilayah itu agar para pelaku UMKM terbuka pola pikirnya terhadap trend-trend baru khususnya di bidang kemasan.
“Setelah itu mereka akan diseleksi untuk mendapatkan seed capital atau bantuan modal awal bagi start up yang besarnya maksimal Rp25 juta perorang,” kata Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS, di Jakarta, Senin (10/8).
Pihaknya melihat sangat penting untuk membekali para pelaku UMKM kuliner dengan keterampilan tersebut menjelang pelaksanaan Sail Tomini 2015 agar daya saing masyarakat Parimo dan Sulteng secara umum kian meningkat.
Pemerintah daerah sendiri menyambut baik pemberian pelatihan UMKM itu karena menjadi salah satu upaya untuk membuka kesempatan bersaing bagi UMKM di wilayah itu saat event internasional Sail Tomini dilaksanakan.
“Jadi diharapkan dengan adanya pelatihan khususnya packaging akan memberi nilai tambah bagi produk produk UMKM lokal di Parimo,” katanya.
Pelatihan ini sendiri sebagai bentuk sinergitas program dalam rangka mendukung dan menyukseskan Sail Toimini yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Selain pemberian pelatihan, kementerian itu juga memberikan bantuan sosial untuk program Tempat Praktik Keterampilan Usaha (TPKU) kepada MA Alkhairat Tada Timur Kabupaten Parimo berupa fasilitasi tempat praktek keterampilan usaha konveksi sebesar Rp100 juta. (tety)
