05/05/2026
AktualGaya Hidup

Jalan Santai dan Belly Dance Permudah Proses Ibu Melahirkan

Exif_JPEG_420

JAKARTA (Pos Sore) — Berjalan sehat dengan cara menyenangkan akan membuat tubuh sehat dan rileks sehingga ibu akan merasa lebih bahagia dalam menjalani harinya.

Olahraga santai ini juga dapat dilakukan oleh ibu hamil sehingga diyakini dapat menurunkan angka kematian ibu hamil dan melahirkan.

Itu sebabnya, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengadakan Fun Walk bertema ‘Ibu Sehat, Indonesia Sehat’, dan Belly Dance, Minggu (6/12).

Acara jalan santai dan sehat ini dimulai dari depan kantor KOWANI berlanjut ke Taman Suropati, Bundaran HI, lalu berakhir di titik awal. Kegiatan ini mendapat dukungan DokterKlik.com, Aliansi Pita Putih Indonesia (APP) dan Prenagen.

“Harapan kita bersama, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran semua pihak di Indonesia mengenai pentingnya kesehatan dan keselamatan ibu hamil serta kandungannya,” kata Ketua Umum KOWANI, Giwo Rubianto Wiyogo, di sela kegiatan itu.

Kegiatan fun walk itu juga dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-87 bertema ‘Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki dalam Mewujudkan Lingkungan yang Kondusif untuk Perlindungan Perempuan dan Anak’.

Menurutnya, selain jalan sehat bagi ibu hamil bisa juga mengikuti Belly Dance yang berguna untuk menjaga kebugaran fisil serta mental ibu selama menjalani kehamilan. Sehingga diharapkan proses persalinan akan lebih mudah dan lancar.

bellydance1

Belly dance ini bisa diterapkan untuk membuat jenis senam hamil yang lebih energik dan menyenangkan.

Mengingat olahraga ini berpusat pada perut dan pinggang, belly dance untuk ibu hamil akan membantu menperkuat otot perut dan panggul serta membantu membentuk tubuh yang lebih indah.

Otot lengan, dada, perut, serta panggul juga akan semakin kencang dengan melakukan olahraga ini. Belly dance juga memberikan efek relaksasi pada otot perut dan pinggul sehingga proses persalinan akan jauh lebih lancar.

Sistem pernapasan juga akan lebih teratur sehingga proses persalinan pun akan jauh lebih terbantu. Gerakan artistik serta feminin dalam belly dance membantu ibu hamil meningkatkan rasa percaya diri sehingga bisa lebih menikmati proses kehamilan.

“Dengan mengikuti fun walk dan belly dance ini tubuh sehat, fit, dan siap melahirkan calon-calon pemimpin bangsa selanjutnya,” tandasnya.

Kowani berharap dengan kegiatan fun walk dan belly dance semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya ikut berkontribusi menurunkan angka kematian ibu (AKI).

Mengutip Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, Giwo mengatakan, AKI di Indonesia mencapai 359/100.000 kelahiran hidup, sedangkan Angka Kematian Bayi 32/1000 kelahiran hidup.

“Kami mengajak semua pihak baik pemerintah, masyarakat, organisasi perempuan, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, dunia usaha dan laki-laki sebagai suami untuk menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi,” ujarnya.

Kematian ibu melahirkan itu sendiri 30 persen dikarenakan perdarahan, 20 persen lainnya karena eklamsi (kejang).

“Kasus-kasus tersebut bisa dhindari jika sejak awal kehamilan seorang ibu memahami hal-hal yang berkaitan dengan kehamilan dan bahayanya,” tegasnya. (tety)

dance

Leave a Comment