16/04/2026
Internasional

Iran Bantah Berunding dengan Trump, Tembak Jatuh Pesawat AS di Kuwait

Foto memperlihatkan sebuah drone milik Iran menyerang radar milik AS di Bahrain.//Foto: defencevieuw

POSSORE.ID, Jakarta  — Iran terus menyerang aset AS di seluruh negara Teluk pasca serangan gabungan AS-Israel, Sabtu (28/2) yang membunuh lebih dari 550 orang termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Serangan udara AS- Israel itu tersebut memang menargetkan kompleks kediaman dan kantor Khamenei di Teheran, yang mengakibatkan kerusakan parah, serta fasilitas strategis lainnya di Iran.

Berita terkini yang dikutip dari Al Jazeera menyebutkan, sebuah jet milik Amerika Serikat (AS) jatuh di Kuwait. Berita ini muncul di tengah serangan balasan Iran ke sejumlah negara teluk, seperti Oman, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Kuwait, dan Qatar.

Sebelumnya, pemerintah Iran Sabtu (28/2/2026) mengonfirmasi serangan terhadap beberapa target di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA), sebagaimana dilaporkan kantor berita Fars. Negara-negara tersebut diketahui menjadi lokasi pangkalan udara yang menampung aset militer AS.

Penembakan jatuh pesawat AS di Kuwait ini juga di tengah munculnya isu yang menyebut ada upaya Iran berunding dengan Presiden AS. Dalam hal ini Iran tegas mengatakan tidak ada pembicaraan dengan Trump.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani telah membantah klaim media AS bahwa ia telah melakukan upaya baru untuk melanjutkan pembicaraan nuklir dengan Washington.

Kementerian Pertahanan Kuwait mengatakan “beberapa” pesawat tempur AS telah jatuh di negara itu, semua awak selamat.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) juga mengklaim seluruh target militer Israel dan AS di Timur Tengah dihantam oleh serangan dahsyat rudal Iran. “Operasi ini akan terus berlanjut tanpa henti sampai musuh dikalahkan secara telak,” bunyi pernyataan IRGC yang dikutip dari Al Jazeera, Minggu (1/3/2026).

IRGC juga menegaskan, seluruh aset AS di kawasan kini dianggap sebagai target sah bagi militer Iran.

Sementara itu, Israel mengatakan mereka menyerang “jantung Teheran” dan melancarkan serangan ke Lebanon setelah Hizbullah menembakkan rentetan roket ke Israel utara.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan lebih dari 30 orang tewas dalam serangan Israel.
Kementerian Pertahanan Kuwait mengatakan “beberapa” pesawat tempur AS telah jatuh di negara itu, semua awak selamat.

Presiden AS Donald Trump telah memperingatkan bahwa serangan terhadap Iran akan berlanjut sampai semua tujuan tercapai, dan telah berjanji untuk membalas kematian tiga tentara AS. (lia)

 

Leave a Comment