13.6 C
New York
27/04/2026
Ekonomi

IOI Diharap Mampu Jadikan Indonesia Mandiri di Industri Otomotif

JAKARTA (POS SORE)–Presiden Indonesia Automotive Institute (IAI) I Made Dana Tangkas mengatakan,kendati perkembangan industri otomotif Indonesia masih kalah dibandingkan dengan Thailand dan Malaysia.Di saat kedua negara tersebut sudah mulai mengembangkan eco car dan ke arah produksi mobil hybrid, sedangkan Indonesia masih berkutat di produksi mobil low cost and green car (LCGC).

“Kalau mau mandiri di industri otomotif, SDM harus dipintarkan, keterampilannya ditingkatkan, tidak hanya soal produksi tapi juga teknik hingga desain.”

Kondisi ini,katanya,perlu menjadi perhatian pemerintah dengan cara merancang kebijakan dan road map yang jelas kedepannya. Terutama di sektor sumber daya manusianya (SDM).“Kalau mau mandiri di industri otomotif, SDM harus dipintarkan, keterampilannya ditingkatkan, tidak hanya soal produksi tapi juga teknik hingga desain,” kata Made Dana, saat Workshop dan Family Gathering Forum Wartawan Industri (Forwin), di Lembang,Bandung, Jumat (28/10).

Ia menilai, SDM menjadi faktor utama menunjang perkembangan otomotif. Bahkan Malaysia saja, telah sejak 2010 membuat institusi untuk mengembangkan SDM-nya.“Kita harus lihat ke depan bagaimana perkembangan otomotif yang diikuti dengan perkembangan yang mendasar bagi para pelakunya, termasuk SDM.Termasuk produk dan teknologi yang dikembangkan di dalamnya.”

Sementara itu, Sekjen Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) Hadi mengungkapkan, untuk mengembangkan industri otomotif dalam negeri, pemerintah juga harus membuat kebijakan yang mendukung industri komponen otomotif dalam negeri untuk mengurangi impor.

Misalnya saja memberikan kemudahan pajak untuk‎ industri komponen otomotif, untuk industri karet dan plastik. Sebab keduanya itu juga digunakan sebagai bahan baku komponen otomotif.
Dengan begitu semua sektor yang mendukung industri otomotif bisa membuat industri ini berkembang. “Jadi ada roadmad industri dan produknya, sampai bahan bakunya juga.”

Menurut Dana Tangkas SDM menjadi hal penting dalam menciptakan produk dan disain yang berteknologi. “Sekarang ini kami lihat kedepan bagaimana perkembangan otomotif di Indonesia juga harus diikuti perkembangan yang lebih kuat dari pelakunya termasuk sumber daya manusia dan teknologinya.Indonesia mendirikan Institut Otomotif Indonesia (IOI). di Thailand itu sudah dari 1988 sedangkan Malaysia tahun 2010. ini bagiamana untuk mendukung kegiatan industrinya termasuk bagiamana mendukung pemerintah.”

Dia menjelaskan, untuk Indonesia institut tersebut baru berdiri pada 20 Mei tahun ini. Sementara dalam pengembangan industri otomotif nasional akan terbagi dalam beberapa bagian, seperti mengembangkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).Selain itu, IOI juga akan mengajukan dokumentasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang otomotif kepada Badan Nasional Sertifiasi Profesi (BNSP) pada 2017.

“Kami temukan benang merah, kalau mau mandiri di industri otomotif yaitu SDM nya harus kita pintarkan, keterampilannya ditingkatkan, tidak hanya soal produksi, tapi teknik hingga desain.”

Dia menambahkan, kedepan IOI juga akan mengembangkan kendaraan pedesaan dengan melakukan studi kelaikan, membuat prototipe hingga memproduksinya.Pengembangan kendaraan pedesaan ini bisa menjadi cikal bakal kemajuan industri otomotif nasional. “Nanti pada saatnya kami sampaikan. Tapi, kami serius menggarap ini.” (fitri)

Leave a Comment