8.8 C
New York
25/04/2026
Aktual

Investor Takut Kondisi Politik RI

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Perekonomian Chairul Tanjung menilai salah satu penyebab gejolak pasar keuangan akhir-akhir ini disebabkan oleh faktor politik.

Investor khawatir pemerintahan baru nantinya tidak akan akur dengan parlemen, yang didominasi oleh oposisi.

CT,  panggilan akrab Chairul Tanjung, menyatakan dengan terbaginya kubu antara pemerintah di satu sisi dan parlemen di sisi lain sudah membuat pasar cemas. Apalagi kalau nantinya saling menganggu.

“Investor khawatir pemerintahan baru nantinya tidak akan akur dengan parlemen, yang didominasi oleh oposisi.”

“Sekarang sudah terbagi menjadi dua. Kalau tidak saling menganggu saja pasar sudah takut, apalagi kalau sampai mengganggu. Pasar bisa berhenti bekerja,” tegas CT, Kamis (9/10).

Menurutnya, hal tersebut alamiah terjadi di pasar. Ketika ada situasi yang tidak kondusif, pasar akan bereaksi.

“Pasar melihat ada permasalahan bangsa yang terlalu majemuk. Apalagi untuk diselesaikan satu kelompok saja, pemerintah dan satu kelompok lagi di legislatif.”

“Pasar melihat ada permasalahan bangsa yang terlalu majemuk.”

CT merasakan kondisi ini sebagai pelaku pasar selama 30 tahun terakhir. Sekaligus aktif dalam mengkaji berbagai kebijakan ekonomi dalam 10 tahun terakhir dan aktif sebagai bagian dari pemerintah dalam 6 bulan terakhir.

“Saya tahu sekali pasar, 30 tahun pasar itu seperti denyut nadi saya. Darah yang mengalir di tubuh saya ini adalah pasar,” kata CT.(fent)

Leave a Comment