05/05/2026
Aktual

Indonesia Subur, Harusnya Tak Ada Kekurangan Gizi

JAKARTA (Pos Sore) – Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek, tidak habis mengerti mengapa rakyat Indonesia ada yang kekurangan gizi dan kelaparan. Padahal Indonesia sendiri negara yang kaya dengan aneka tanaman, sayuran, buah, lauk pauk. Maka, seharusnya kasus tersebut tidak terjadi di negeri yang subur ini.

Menurut menkes, sumber nutrisi sebenarnya berlimpah. Sayangnya, masyarakat Indonesia kurang menyadarinya sehingga sumber-sumber nutrisi itu tidak termanfaatkan dengan baik. Tomat, misalnya, yang ternyata sangat baik bagi kesehatan.

“Kemarin Kemenkes beli tomat 2 ton. Bukan karena punya uang, beli tomat, tidak juga sekadar untuk petani tapi untuk kesehatan. Tomat itu kaya vitamin A. Jika dimakan dalam bentuk segar dapat mencegah berbagai penyakit mematikan seperti kanker dan jantung,” kata menkes usai membuka Simposium Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA), di Jakarta, Rabu (19/8).

Atau juga daging. Kalau tidak bisa mendapatkan asupan daging, bukan berarti tidak ada sumber protein lain. Penggantinya bisa dengan mengonsumsi telur, tempe, atau ikan. Jika masyarakat menyadari hal ini, tak ada kasus kekurangan gizi atau kelaparan.

“Kalau ikan dirasa belum semua bisa mendapatkannya, kan masih ada ikan jenis lain yang mudah dibudidayakan. Ikan lele, mudah kan,” tandasnya.

Karenanya, peran masyarakat sangat penting untuk menyadarkan bagaimana memanfaatkan sumber nutrisi di lingkungan rumah. Bagaimana mengolahnya menjadi pangan yang bergizi. Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) bisa menjadi gerakan yang dapat menumbuhkan kesadaran ini. (tety)

Leave a Comment