7.7 C
New York
26/04/2026
Ekonomi

Indofood CBP Pimpin Pasar Makanan Ringan Konsep Tradisional

JAKARTA (Pos Sore)-– PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) meluncurkan produk terbarunya “Qtela Opak”. Peluncuran varian baru ini sekaligus memperkuat posisi Qtela sebagai pemimpin pasar di kategori makanan ringan moderen berkonsep tradisional yang terus melakukan inovasi.

“Qtela melengkapi portofolio bisnisnya dalam ranah makanan ringan berkonsep tradisional yang dikemas secara moderen dengan meluncurkan Qtela Opak. Produk ini akan menjadi cemilan favorit keluarga Indonesia dan juga dapat menambah kehangatan saat berkumpul bersama.”

Berdasarkan hasil riset Qtela di awal tahun ini, opak yang berbahan dasar singkong ini merupakan salah satu cemilan kesukaan orang Indonesia dari berbagai kalangan. ICBP sebagai produsen makanan ringan ternama menjawab kebutuhan konsumen Indonesia akan cemilan nikmat serta berkualitas berkualitas dengan meluncurkan Qtela Opak yang diproses secara higienis dan moderen.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan cemilan nikmat serta berkualitas bagi konsumen Indonesia melalui berbagai inovasi. Qtela melengkapi portofolio bisnisnya dalam ranah makanan ringan berkonsep tradisional yang dikemas secara moderen dengan meluncurkan Qtela Opak. Produk ini akan menjadi cemilan favorit keluarga Indonesia dan juga dapat menambah kehangatan saat berkumpul bersama,” kata Suaimi Suriady, Direktur ICBP, saat Acara Buka Puasa Bersama, Selasa (21/6).

Qtela Opak hadir dalam dua pilihan rasa yang sangat cocok dengan lidah konsumen Indonesia, yaitu Cabai Goreng dan Barbeque. Rasa singkong yang khas serta tektur yang renyah akan membuat konsumen Indonesia tidak bosan mengunyah Qtela Opak, apalagi ketika konsumsi saat berkumpul bersama keluarga.

Sebagai informasi saha, Qtela Opak terbuat dari campuran singkong dengan tepung yang dibuat dalam lembaran, dikeringkan, dibentuk digoreng, kemudian diberi bumbu. Seluruh proses dilakukan secara higienis dan dengan teknologi tinggi berdasarkan standar mutu dan keamanan pangan ISO 22000, sehingga konsumen tidak perlu khawatir dengan kualitas produk ini.(fitri)

Leave a Comment