05/05/2026
Aktual

HME 2019, Upaya Mendorong Pertumbuhan Kegiatan Usaha Hilir Migas

JAKARTA (Pos Sore) — Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar bersama Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa resmi membuka untuk pertama kalinya kegiatan expo di bidang hilir migas, di Assembly Hall JCC Senayan, Jakarta, Jumat (27/9).

Kegiatan Hilir Migas Expo (HME) 2019 yang diselenggarakan pada 27–28 September 2019, ini mengangkat tema “Menyongsong Revolusi 4.0 dalam Industri Hilir Migas”.

Sejumlah kegiatan seperti seminar diisi dengan beberapa pembicara yang ahli di bidangnya. Sementara pameran diikuti oleh badan usaha, perguruan tinggi, dan unit–unit di lingkungan Kementerian ESDM.

Kegiatan itu bertujuan mendorong pertumbuhan kegiatan Usaha Hilir Migas serta sebagai salah satu rangkaian dalam kegiatan Hari Ulang Tahun Pertambangan ke- 74 dan Hari Ulang Tahun BPH Migas ke–16.

Dalam kegiatan itu juga BPH Migas menganugerahkan kepada Bupati/Pemerintah Daerah Terbaik yang telah melaksanakan Program BBM 1 Harga, Bupati/Pemerintah Daerah Terbaik yang telah melaksanakan Program Sub Penyalur BBM, serta kepada para Badan Usaha yang telah memberikan kontribusi besar serta patuh dalam pengeloaan PNBP iuran. Itu sebagai bentuk penghargaan kepada Bupati dan Badan Usaha yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program–program pemerintah.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, berharap BPH Migas dapat mendorong pertumbuhan kegiatan hilir migas yang cukup pesat. Terlebih tugas BPH Migas ke depan akan semakin berat. Tuntutan kemajuan teknologi yang begitu pesat serta pola gaya hidup manusia akan menjadi ancaman dalam pengelolaan kegiatan hilir migas.

Pihaknya menyambut baik pelaksanaan Hilir Migas Expo 2019 karena menjadi momentum yang tepat dalam pembenahan tata kelola kegiatan hilir migas yang dituntuk untuk memiliki pelayanan yang lebih cepat, lebih mudah, dan berbiaya murah.

“Saya harapkan BPH Migas dapat menuju ke arah tersebut karena tugas BPH Migas kedepan akan semakin berat. Tuntutan kemajuan teknologi yang begitu pesat serta pola gaya hidup manusia akan menjadi ancaman dalam pengelolaan
kegiatan hilir migas,” ujarnya.

Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa, menbahkan, event pertama kali ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kegiatan di usaha hilir migas. Itu sebabnya, disiapkan pula business dealing area untuk para Badan Usaha yang memang akan melakukan kerjasama.

“Kami membuka ruang dan waktu bagi para Badan Usaha di sektor Hilir Migas untuk dapat berinteraksi. Kami harapkan ini dapat menjadi momentum pengelolaan Hilir Migas yang lebih baik,” tandasnya. (tety)

Leave a Comment