“Ini menunjukkan betapa perempuan menjadi tulang punggung perekonomian rakyat,” lanjut Giwo yang juga Ketua Umum Business and Professional Women (BPW) Indonesia.
Dalam sektor pendidikan, pun menunjukkan peningkatan. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebanyak 70% guru di Indonesia adalah perempuan. Itu artinya, perempuan turut berperan besar dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa.
Namun bagaimanapun juga, dalam catatan Giwo, perjuangan hak-hak perempuan belum selesai. Di ruang publik dan dunia kerja, misalnya, masih ada pandangan yang meremehkan kemampuan perempuan.
Padahal, perempuan adalah sosok multitalenta. Mereka mampu menjalankan banyak peran sekaligus dengan profesionalisme dan ketangguhan. Secara psikologis dan neurologis, perempuan pun lebih komunikatif.
“Data menunjukkan rata-rata perempuan menggunakan 6.000 hingga 8.000 kata per hari, sedangkan laki-laki hanya sekitar 2.000 hingga 4.000 kata,” papar Vice President International Council of Women (ICW), ini.
Data itu menunjukkan kekuatan komunikasi dan empati perempuan menjadi modal penting dalam kepemimpinan, pendidikan, dan membangun relasi sosial.
