30/04/2026
Aktual

GPMB Expo dan Award 2015 Perkuat Budaya Nasional

JAKARTA (Pos Sore) – Sesmenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Sugihartatmo, mengatakan, budaya penting untuk diangkat agar dikenali, dicintai, dikembangkan, dan dilestarikan oleh masyarakat di setiap daerah. Upaya ini perlu dukungan dari dunia usaha, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, dan tokoh masyarakat.

“Di era teknologi informasi sekarang ini, penting untuk menonjolkan produk-produk budaya yang menjadi unggulan bangsa di tengah terbatasnya daya saing produk dalam engeri,” katanya pada ajang Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya (GPMB) Expo dan Awards 2015, di JCC, Kamis (30/7).

Karenanya, GPMB ini dinilainya sebagai upaya untuk memperkuat dan mengembangkan budaya lokal maupun budaya nasional. Pihaknya berharap kegiatan ini rutin dilaksanakan dan menjadi wadah menyosialisasikan berbagai capaian kegiatan dalam pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga masyarakat, dan berbagai kalangan yang terlibat di dalam upaya pembangunan manusia dan kebudayaan.

stand

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, usai membuka dan meninjau stand Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya (GPMB) Expo dan Award 2015, mengungkapkan kebanggaannya melihat hasil-hasil karya yang dihasilkan para mitra binaan. Terlebih dari hasil-hasil karya tersebut, budaya-budaya lokal dari masing-masih daerah begitu kental.

“Ini menunjukkan budaya-budaya Indonesia sesungguhnya memiliki potensi, dari yang impossible menjadi possible, Saya bangga menjadi orang Indonesia karena Indonesia begitu kaya raya,” tuturnya penuh senyum.

Melihat potensi ini, ia begitu yakin Indonesia bisa menjadi negara yang lebih hebat di bidang ekonomi kreatif. Tinggal bagaimana kita lebih memanfaatkan keunggulan dan optensi yang dimiliki Indonesia. Di tengah lesunya perekonomian global, ia tetap optimis produk-produk kreatif Indonesia mampu mendulang kesejahteraan rakyat.

Even yang sebelumnya bernama Gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat (GKPM) ini bentuk apresiasi kepada perusahaan dan lembaga mitra dalam memberdayakan masyarakat di wilayah melalui kegiatan Corporate Socal, Responsibility (CSR) dan Social Responsibility (SR) bagi lembaga.

Kalangan dunia usaha dan lembaga yang tergabung dalam CFCD memamerkan hasil-hasil karya binaannya melalui program CSR. Begitu pula dengan mitra binaan pemerintah melalui kementerian atau lembaga. Mulai dari hasil kerajinan tangan, busana, batik, sepatu, aksesoris, hasil daur ulang, dan banyak lagi.

Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya (GPMB) 2015 ini dilaksanakan pada 30 Juli – 2 Agustus 2015 di JCC, Jakarta. Tema yang diambil adalah ‘Gerakan Desa untuk Masyarakat yang Lebih Berdaya, Berkarakter dan Berbudaya Menuju Indonesia Hebat’.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 stand terdiri dar 11 Kemeterian/Le,baga, 16 dari pemerintah Provinsi, kabupaten dan kota, 7 perusahaan BUMN, 7 perusahaan swasta, 9 organisasi masyarakat, LSM dan perguruan tinggi, serta 100 pelaku usaha mikro dan kecil. (tety)

Leave a Comment