21.7 C
New York
23/09/2023
Aktual

GMBI Desak kejati Jabar Eksekusi Tersangka Pengrusakan Rumah

BANDUNG- Puluhan massa dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kota Bandung melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Jln. L.L.R.E Martadinata, Kota Bandung, pekan lalu. Mereka meminta agar Kejati Jabar segera menahan H. Adang E Bunyamin, tersangka dalam perkara perusakan bangunan milik orang lain. 

Zaini Mustofa, kuasa hukum dari pelapor Abdullah Aviv dan Heru Baruna di sela-sela aksi menyatakan dua orang itu melaporkan H.Adang ke Polda Metro Jaya dalam kasus penghancuran gedung milik orang lain. Proses penyidikan sudah rampung dan berkas pun sudah dinyatakan lengkap. “Berkasnya dinyatakan sudah lengkap atau P21 oleh Kejati Jabar, tapi sampai saat ini tersangka (Adang) belum juga ditahan. Makanya kami sekarang datang  untuk meminta agar Kejati menahan tersangka,” kata Zaini kepada wartawan usai audiensi dengan pihak Kejati Jabar.

 Zaini mengatakan, tersangka telah melakukan perusakan 4 bangunan rumah milik warga di perumahan Citra Gran Castle Garden kel.Jatikarya kec.Jatisampurna Kota bekasi. Hal itu diakibatkan oleh aktifitas pekerjaan yang dilakukan oleh H.Adang di samping bangunan milik warga. Nilai bangunan yang dihancurkan mencapai Rp 20-30 miliar. “Kami sudah bertemu dengan pihak Kejati Jabar dan mereka akan segera mengekspos kasusnya. Jika tidak ada perkembangan, kami akan melakukan aksi besar-besaran di Kejari Bekasi dan Kejagung,” tegasnya. 

Berdasarkan informasi, penyidikan terhadap H.Adang E.Bunyamin di Polda Metro  Jaya, lanjut Zaini, yang bersangkutan disangkakan telah melanggar pasal 201 ayat 1 jo.pasal 200 ayat 1 KUHP jo.pasal 94 ayat 3 hurup c dan UU No.7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air.

Menurut Zaini, jika mengacu kepada pelanggaran pasal 200 ayat 1 KUHP yang ancaman pidana perjaranya 12 tahun, cukup kuat untuk dijadikan dasar menahan tersangka.  Baik ditingkat kepolisian,kejaksaan maupun pengadilan.  “ Namun sampai saat ini pihak Kejati blm mau menahan tersangka,ini ada apa?” katanya. 

Sementara itu, ketua Distrik LSM GMBI kota Bandung,M.Mansyur,mengatakan akan melakukan aksi demo besar-besaran jika H.Adang tidak juga ditahan. “Dimata hukum tidak ada yang kuat, siapa yang bersalah harus ditindak. Karena kasus ini sudah terang benderang. Sehingga berkasnya harus sudah dilimpahkan ke pengadilan dan tersangkanya harus ditahan,” tandas M.Masnyur yang akrab disapa Abah ini. (Arie)   

 

Leave a Comment