
JAKARTA (Pos Sore) — Pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2018 yang diperingati setiap 23 Juli, Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) Dr. Giwo Rubianto Wiyogo, menekankan, jika ibu merupakan fondamen tumbuh kembang anak.
“Masa depan anak kita tergantung bagaimana ayah dan ibu bertanggungjawab. Bahwa kita memperingati hari anak saat ini tapi tidak kalah penting sejauhmana ibu terutama menjalankan perannya secara signifikan,” kata Giwo, di Jakarta, Senin (23/7).
Giwo menandaskan, seharusnya peringatan Hari Anak Nasional ini menjadi pengingat besarnya peran orang tua terutama ibu dalam proses tumbuh kembang anak.
Namun deretan kasus tak sedikit yang melibatkan ibu sebagai pelaku terjadi di sejumlah titik daerah. Ini menandakan, kaum ibu mesti meningkatkan komitmennya dalam mengawal tumbuh kembang anak secara optimal.
Menurutnya, saat ini tantangan serius di dunia digital masih terjadi. Namun literasi terhadap anak oleh orangtua masih terbatas. Karenanya orang tua kawal anak kita agar tidak terpapar dampak negatif dari gadget.
“Pastikan anak kita memiliki literasi yang memadahi sehingga gadget hadir positif buat anak dan bukan sebaliknya. Kelola waktu agar anak kita tidak terpapar gadget. Pastikan anak terpantau agar mereka aman dari segala potensi ancaman,” tandasnya.
Saat ini Kowani ikut memperjuangkan hak hak anak untuk ditingkatkan perlindungannya melalui peraturan dan perundanga undangan yang berkaitam dengan hak anak, UU Perlindungan anak, UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, UU Pornografi dan peraturan lainnya. (tety)
