17.8 C
New York
08/05/2026
Aktual

Festival Wonderful Indonesia di Sambas, Kunjungan Wisman Malaysia Naik 10 Kali Lipat

JAKARTA (Pos Sore) — Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan, wilayah perbatasan adalah pasar potensial untuk terus dikembangkan. Diharapkan kunjungan wisman lewat pintu perbatasan pada 2016 meningkat signifikan.

“Di antara 19 pintu masuk wisatawan ke Indonesia, border Aruk yang berbatasan dengan Sarawak dapat menjadi salah satu penyumbang besar masuknya wisman,” katanya, di Jakarta, terkait penyelenggaraan Wonderful Indonesia Festival (WIF) di wilayah perbatasan (cross border).

img-20160917-wa0003

Tahun ini festival diselenggarakan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), pada 17–18 September 2016. Festival ini strategi menarik kunjungan wisatawan dari negara tetangga.

“Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat terkesan dengan acara WIF, karena dari even ini mendatangkan wisatawan dari Malaysia 10 kali lipat lebih banyak dibandingkan hari-hari biasa,” kata I Gde Pitana.

Misi penyelenggaraan acara ini, dikatakan, dalam rangka pencapaian target kunjungan 12 juta wisman tahun 2016, serta promosi Wonderful Indonesia di tingkat internasional, khususnya upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari Malaysia.

“Ke depannya, Pemda setempat bersinergi dengan industri pariwisata diharapkan dapat menumbuhkembangkan festival-festival di Sambas, mengingat potensi wisatawan perbatasan sangat besar, dan masyarakat di sana mendapatkan keuntungan dengan lebih banyak event, sehingga banyak orang berdatangan,” tambah I Gede Pitana.

img-20160917-wa0004

Menurutnya, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalbar berpotensi untuk dapat dijadikan sebagai pintu gerbang mendatangkan wisman asal Malaysia. Ada beberapa rangkaian kegiatan yang menampilkan artis lokal dan nasional, pagelaran kesenian tradisional dayak, bazaar kuliner dan multiproduk. Tentunya, dengan mengedepankan kekayaan seni budaya tradisional serta memperkenalkan keanekaragaman kuliner Indonesia, khususnya Kabupaten Sambas.

Pada tahun ini, Kemenpar menargetkan kunjungan 12 juta wisman atau tumbuh sebesar 20% dibandingkan capaian kunjungan wisman sebesar 10,4 juta pada 2015. Menurut data BPS, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada 2015 sebanyak 10.406.759 wisman. Sebanyak 370.869 wisman atau 3,56% di antaranya lewat pintu perbatasan.

Karenanya, berbagai strategi promosi terus dilakukan, di antaranya menggelar WIF di daerah cross border yang akan ditingkatkan dan digelar lebih menarik. (tety)

Leave a Comment