08/05/2026
AktualGaya Hidup

Faber-Castell Luncurkan Komik ‘Cuma di Indonesia’

IMG-20150611-09256

JAKARTA (Pos Sore) — Faber-Castell meluncurkan komik kompilasi ‘Cuma di Indonesia’. Komik ini berisi karya-karya para pemenang lomba komik yang diadakan perusahaan itu dengan judul yang sama pada September-November 2014.

Komik ‘Cuma di Indonesia’ ini hadir menyapa pecinta komik, khususnya para penikmat komik asli Indonesia dan peduli dengan keragaman yang ada. Komik akan diedarkan melalui toko buku Gramedia yang ada di Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi, Bandung, Yogya, dan Surabaya.

“Melalui komik ini kami berharap bisa membuka jalan bagi anak-anak muda untuk berani berkarya, membuat ide-ide orsinil dan berani menjadi seniman komik profesional. Ini salah satu cara kami untuk terus mendorong kreativitas di Indonesia,” kata Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia, Yandramin Halim, di Gramedia Central Park, Kamis (11/6).

Menurutnya, dorongan untuk menjadi komikus di kalangan anak muda cukup tinggi. Namun, mereka terkadang terkendala dengan kesempatan. Karenanya, Faber-Castell meluncurkan komplikasi karya-karya pemenang.

“Diharapkan hal ini menjadi salah satu batu loncatan bagi mereka untuk andil dalam pentas seni dan akhirnya bisa berkarya lebih lanjut,” tambahnya.

Brand Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Fransiska Remila, menambahkan, di dalam buku komik tersebut terdapat 66 karya dari 66 pemenang yang berasal dari 11 kota. Di dalamnya banyak berisikan hal-hal unik yang hanya terjadi di Indonesia, dilihat dari sisi sosial kemasyarakatan dan budaya.

“Para pemenang ini berhasil menggambarkan sajian yang sederhana namun tetap menarik untuk dibaca,” katanya.

Sementara itu, pengamat dan pelaku industri komik, Beng Rahadian, menyambut baik upaya yang dilakukan Faber-Castell ini. Dengan cara ini, dapat memotivasi orang untuk menyukai seni menggambar atau menjadi komikus.

“Banyak yang bisa dihasilkan dari komik. Terbukti tidak sedikit komikus Indonesia yang dikenal dunia. Berkat komiknya ia bisa keliling-keliling dunia,” tuturnya.

Dalam setahun terakhir ini, ia menilai dunia komik Indonesia sangat indah. Dikatakan indah karena banyak dukungan pihak lain untuk menumbuhsuburkan komik Indonesia. Salah satunya, yang dilakukan Faber-Castell dengan menyelenggarakan lomba-lomba menggambar dan komik.

“Ini bentuk apresiasi terhadap komik Indonesia yang sempat mati suri, sehingga bangkit bergairah,” ujarnya.(tety)

Leave a Comment