JAKARTA (Pos Sore) – Menteri Perindustrian Saleh Husin mengungkapkan rencana pemangkasan anggaran di setiap kementerian dan lembaga seperti yang diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak menjadi masalah. Asalkan efisiensi nggaran tidak menganggu program program yang menjadi uggulan dan prioritas.
“Kalau itu perintah ya harus kita laksanakan. Kan kita juga pernah mengalami koreksi pada tahun sebelumnya. Ya saya kira nggak ada masalah,”
Husin mengungkapkan, kalau itu menjadi perintah dari persdien di dalam kondisi saat ini harus melakukan efisiensi tidak masalah. “Kalau itu perintah ya harus kita laksanakan. Kan kita juga pernah mengalami koreksi pada tahun sebelumnya. Ya saya kira nggak ada masalah,” ungkap Husin di sela pelantikan 11 pejabat eselon II di Kementerian Perindustrian, Selasa (29/2).
Karena,kata Husin,selama ini pihaknya sudah terlebih dahulu melakukan efisiensi .Terkait pos-pos anggaran mana yang akan diefisienkan, katanya, akan dikoordinasikan dengan pejabat eselon I.Karena hal ini pernah dilakukan sebelumnya, katanya, tentu pos-pos yang dianggap tidak terlalu urgent bisa dievaluasi kembali.
Agar efisiensi anggaran ini tidak menganggu program perioritas,katanya, yang pasti, program-program yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor ekonomi kecil, atau dalam rangka mendorong dunia usaha lainnya tentu harus diutamakan.
Malahan Husin berharap, efisiensi anggaran ini tidak menganggu pertumbuhan industri dan bahkan akan lebih baik dari sebelumnya.Kendati tak dipungkiri ekonomi global masih mempengaruhi perkembangan ekonomi nasional.Namun, semua harus dianntisipasi agar pertumbuhan industri pada 2016 ini akan tetap tumbuh.
Menyinggung soal pelantikan 11 pejabat eselon II ini,Husin mengungkapkan, untuk mendongkrak pertumbuhan industri nasional, dibutuhkan pejabat yang peka dan responsive. Perkembangan dunia yang semakin cepat, pejabat pejabat yang baru dilantik tentu harus peka dengan internal dan eksternal, lintas kementerian. sehingga target pertumbuhan industri 5,6 persen bisa dicapai.(fitri)
