06/05/2026
AktualDaerah

Dua Pesawat Charter Armada Kemanusiaan Mengangkut 30 Ton Bantuan untuk Warga Sumatra

“ParagonCorp ikut mendukung dengan menyumbang charter pesawat kargo yang membawa bantuan tersebut,” ujar Astri Wahyuni, Corporate Affairs ParagonCorp, saat melepas Armada Kemanusiaan di Bandara Halim Perdanakusuma.

Dikatakan, pihaknya terus berkomunikasi dengan para mitra, termasuk Kitabisa, dan mendapatkan informasi bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah alat transportasi untuk membawa bantuan dari Jakarta ke lokasi bencana.

“Harapan kami, kolaborasi ini dapat terus berlanjut. Ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga bantuan yang kita terbangkan ini dapat diterima keluarga-keluarga yang membutuhkan di Sumatra,” kata Ahmad Mujahid, Executive Director Salam Setara yang mewakili ekosistem Kitabisa.

Acara pelepasan dua pesawat bantuan ini juga dihadiri sejumlah public figure yang menggerakkan aksi galang donasi, serta para mitra yang bersinergi dalam bantuan kemanusiaan untuk Sumatra.

Di antaranya  Rumah Zakat, IA ITB, dan komunitas PAPMM–IPB (Persatuan Alumni Pelajar Mahasiswa Minang dan IPB). Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut hingga fase pemulihan Sumatra ke depan.

Memasuki pekan kedua pasca banjir, banjir bandang, dan longsor, dampak bencana masih dirasakan para penyintas di Sumatra. Bantuan terus didistribusikan sejak 12 hari pascaperistiwa.

Bantuan akan dikirimkan secara bertahap mengingat galang dana dari berbagai kalangan, organisasi, dan komunitas masih terus berlangsung dan disalurkan melalui Kitabisa.

Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 11 Desember 2025 mencatat bahwa bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah menyebabkan 52 kabupaten terdampak, 157 ribu rumah rusak, lebih dari 2.000 fasilitas umum terdampak, 990 orang meninggal dunia, 225 orang hilang, dan lebih dari 5.000 orang luka-luka.

 

Leave a Comment