08/05/2026
Aktual

DPR : Ulangi Seleksi Jabatan Di Kemnaker

JAKARTA (Pos Sore)  – DPR-RI mendesak Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri untuk mengulang seleksi jabatan Pimpinan Utama Madya di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan karena ditengarai sarat dengan kepentingan  dan melanggar UU No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Desakan itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR-RI Imam Suroso saat rapat kerja dengan Menteri Kdetenagakerjaan di DPR –RI, Senayan, Rabu (3/6). Dengan nada tegas Imam mengatakan seleksi yang dilakukan itu terkesan main–main. Sebab hasil seleksi itu ada yang patut lulus karena telah berpengalaman dan memenuhi kriteria ASN, malah tidak lulus.

Pelanggaran itu terjadi, misalnya, tidak lulusnya seorang pejabat eselon I yang telah menjabat cukup lama, berpengamalan dan kerjanya cukup baik yang ditandai dengan tidak ada koreksi pada pekerjaannya selama ini dan usianya masih 54 tahun. Seharusnya, jika melihat merit sistem, uajarnya ditanya usai rapat kerja, mestinya pejabat seperti itu diutamakan lolos.

Imam menambahkan, jika ingin mendapatkan birokrat yang memiliki kinerja, kapasitas, kapabilitas yang andal, maka sepatutnya seleksi yang dilakukan oleh Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kemnaker diulang.

Jika ini dibiarkan, katanya, akan mencul kerugian keuangan negara sebab akan ada pejabat esolan I yang tidak diberi jabatan.

Dia melihat dalam pemilihan lewat seleksi ini ada ketidak jujuran. “Jangan ada dusta diantara kita”, tuturnya menyindir ketidakberesan dalam penentuan kelulusan tim seleksi ini.

Karena itu dia meminta agar dilakukan seleksi ulang dengan benar – benar memperhatikan dan mengacu pada pasal-pasal UU No. 5 tahun 2014. Serta transparan.

Sebagaimana diketahui pada tanggal 30 Mei panitia seleksi jabatan pimpinan tinggi madya Kemenaker telah mengumumkan nama – mana pejabat yang lulus seleksi. Dari 29 orang yang diseleksi diumumkan 19 nama lulus seleksi. Dari nama – nama tersebut sejumlah nama seperti DR. Reyna Usmanyang saat ini menjabat Dirjen Binapenta Kemenakertrans, Staf Ahli Menteri Sholah, Budi Hartawan( Direktur), DR Haposan Saragih,( Direktur di BNP2TKI) Saut Siahaan (Mantan sesditjen). (hasyim)

Leave a Comment