10 C
New York
25/04/2026
AktualEkonomi

DPR Minta Pemerintah Jaga Harga Sembako

JAKARTA (Pos Sore) — Pemerintah harus terus memantau dan menjaga agar harga Sembilan Bahan Pokok (sembako) tidak bergejolak sepanjang bulan Ramadan dan Lebaran mendatang. Itu dilontarkan Ketua DPR RI, Setya Novanto usai meninjau Pasar Induk Kramat Jati (Jakarta Timur) dan Pasar Modern di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Selasa (17/6).

Dalam sidak, Setya Novanto didampingi oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon, staf khusus Ketua DPR Nurul Arifin, Darul Siska, wakil Ketua Komisi IV Firman Subagyo dan anggotanya Joseph Robert Kardinal, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Suharso Manoarfa dan Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Spudnik Sujono‎.

Menurut Setya, pemerintah harus tetap mengendalikan harga agar tidak terjadi ‘permainan tengkulak’ sehingga menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Meski harga terkendali, tapi saya tetap meminta pemerintah tetap mengendalikan dan mengontrol harga agar tengkulak tidak ‘bermain’,” kata Setya.

Setya juga mengingatkan agar masyarakat tidak khawatir dan cemas akan harga bahan pokok selama Ramadhan mengingat pemerintah sudah berkordinasi dan telah berjanji akan selalu mengontrol pasar guna menghindari adanya tengkulak. Sebab, kata dia, selama ini masyarakat dibuat resah dengan isu kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Rakyat sabar ya, jangan ikut-ikutan isu harga naik. Terima kasih Pak Jokowi sudah sidak serentak di seluruh pasar Indonesia. Pemerintah sudah berkoordinasi dan minta pengendalian dan kontrol agar tengkulak tidak bermain.‎”

Dalam peninjauan ini, Setya dan Fadli juga berinteraksi dengan para pedagang kedua pasar itu. Bahkan di Pasar modern BSD, Setya sempat membayar sayur mayur untuk dua wanita yang kebetulan sedang berbelanja.

Para pedagang yang sempat dikunjungi Setya dan Fadli antara lain adalah pedagang buah melon, belewah, cabai, bawang merah dan kubis. Berdasarkan keterangan sejumlah pedagang yang ditemui di pasar tersebut, ketersediaan stok disebutkan cukup untuk memenuhi kebutuhan saat Ramadan.

Salah seorang pedagang cabai, saat ditanya Setya mengatakan, mengatakan, memang ada kenaikan harga saat ini. Namun, kenaikan masih dalam kategori wajar, dan biasanya akan kembali normal setelah memasuki bulan Ramadan.

Setya mengimbau para pedagang agar tetap mengutamakan produk lokal. Tujuannya, agar buah dan sayur impor tidak merajalela seperti Ramadan tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau bisa pakai produk lokal, seperti jeruk dan semangka serta buah-buahan lainnya pakai produk lokal. Presiden juga minta (pakai) produk lokal,” kata Setya.

Harapan senada juga diungkapkan oleh pedagang buah kesemek, Iwan. “Kami minta bantuan pemerintah dan DPR agar mengurangi beredarnya semua jenis buah impor di pasar demi menguatnya buah lokal di pasar.”

Ketua DPR itu meyakini pemerintah bakal mengawasi stok barang, mulai dari distribusi hingga pemasaran agar berjalan baik.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah agar jangan sampai stok menipis. Hal itu juga untuk menghindari jangan hanya sampai puasa dan lebaran namun hingga tiga bulan ke depan,” demikian Setya. (akhir)

Leave a Comment