7.7 C
New York
27/04/2026
AktualEkonomi

DPP Hipmikindo – Universitas Sahid Bekerjasama Berikan Pendampingan KUMKM

JAKARTA (Pos Sore) — DPP Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO) menjalin kerjasama dengan Universitas Sahid Jakarta untuk membentuk entrepreneur center atau UKM center. Diharapkan, dengan adanya entrepreneur center ini dapat melahirkan entrepreneur di kalangan mahasiswa, pemuda, pemula, dan perempuan.

“Selain itu, diharapkan pula dapat menaikkan kelas, daya saing serta kualitas produk dan jasa para pelaku UMKM secara berkelanjutan,” kata Syahnan Phalipi Ketua Umum DPP HIPMIKINDO, yang juga Ketua Dekopin Jakarta, di sela kegiatan pengabdian masyarakat: Diklat dan Pendampangan UMKM Universitas Sahid dan DPP HIPMIKINDO, di Jakarta, Senin (31/8/2020).

Kedua pihak sepakat untuk memberikan pendampingan kepada UMKM. Karenanya, HIPMIKINDO bekerjasama dengan LSP Koperasi Nusantara melakukan Uji Kompetensi BNSP “Pendamping UMKM” dengan peserta dari berbagai unsur antara lain ASN, pimpinan perguruan tinggi, dosen yang bertugas sebagai pengelola UKM center dan pelaku usaha.

Uji kompetensi yang juga menghadirkan pihak BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) dilanjutkan dengan ujian praktek di entrepreneur Center yang bersinergi dengan perguruan tinggi dan Kementerian Koperasi UKM. Uji kompetensi BNSP dengan pendamping UMKM ini untuk berbagai permasalahan perizinan sertifikat dan legalitas antara lain halal, PIRT, MD, ML akses pemasaran dan perbankan.

“Pendamping dan fasilitator dituntut memiliki pengetahuan, keahlian yang memadai, sikap dan perilaku berintegrasi serta memiliki sertifikat yang terstandarisasi sehingga berperan nyata dalam membantu UMKM naik kelas,” tegas Syahnan Phalipi.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri Staff ahli bidang Ekonomi Kemenko PMK Aris Dharmansyah, dan Komisioner BNSP Bonardo Aldo Tobing yang dalam kesempatam itu menyampaikan, persaingan setelah Covid-19 semakin ketat, karena itu diperlukan pengakuan, berupa sertifikat kompetensi.

Ia menambahkan, HIPMIKINDO akan membantu pemerintah untuk meningkatkan ekspor mengingat pandemi Covid-19 cukup mempengaruhi kegiatan ekspor Indonesia. Pihaknya, komitmen membantu Kementerian Koperasi dan UKM untuk mendongkrak ekspor UMKM ke angka 30% pada 2024.

HIPMIKINDO sendiri sudah bersinergi dengan KemenkopUKM untuk melakukan pendampingan kepada UMKM. Ini sejalan dengan tupoksi HIPMIKINDO yaitu memberikan fasilitasi, edukasi, advokasi, konsultasi dan pendampingan berkesinambungan.

“Karena tanpa bersinergi, berkerjasama serta berkolaborasi antar pemangku kepentingan relatif akan sulit tercapai peningkatan kinerja ekspor. Terlebih di saat pandemi Covid-19 ini yang berdampak langsung pada peningkatan pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Koperasi Nusantara, Fitri, yang hadir dalam Uji Kompetensi Pendamping UMKM, mengatakan, LSP Koperasi Nusantara sudah berkontribusi banyak kepada negara dalam berperan andil meluluskan ribuan pendamping UMKM di seluruh Indonesia. “Kami berusahaan memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan Uji Kompetensi, assessor yang berkualitas”, katanya.

Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Eddy Satria yang hadir dalam kesempatan ini, menyampaikan apa yang dilakukan HIPMIKINDO dan Universitas Sahid. Ini terobosan yang harus dilakukan dari sekarang. Kondisi pandemi Covid-19 ini jangan jadi penghalang untuk bangkit.

“Tidak boleh menghindari dari Covid-19. Kita harus terus bangkit dengan berbagai cara. Terlebih sektor koperasi dan UMKM menjadi tulang pungggung perekonomian Indonesia. Ada 64 juta usaha yang didominasi UMKM. Karenanya, kita harus mengarahkan keadilan ekonomi yang berpihak kepada umkm,” katanya.

Menurutnya, UMKM dari dulu memang tangguh. Terbukti ketika terjadi krisis ekonomi, krisis moneter, dan krisis politik, UMKM yang menjadi penopang dan penyanggah perekonomian Indonesia.

“Jadi upaya yang dilakukan Universitas Sahid dan DPP Hipmikindo dengan memberikan diklat dan bimtek dapat mendorong pelaku UMKM untuk terus mencari inovasi. Karena sejatinya entrepreneur itu bisa memanfaatkan inovasi dan peluang secara terus menerus tanpa harus menunggu momentum datang. Ketika momentum itu datang, pelaku UMKM pun sudah siap,” tegasnya.

Rektor Universitas Sahid Prof. Dr. Ir. H. Kholil, M.Kom, menyambut baik kerjasama tersebut. Menurutnya, dengan adanya entrepreneur center diharapkan mampu membimbing dan melahirkan wirausaha baru. Hal ini sejalan dengan visi Universitas Sahid yang menjadi ‘tourism and entrepreneur university’.

“Dengan berkolaborasi dengan HIPMIKINDO kami ingin memberikan kontribusi dan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar untuk menjadi UMKM yang unggul. Di samping itu, Entrepreneur Center mampu melahirkan wirausaha yang kompeten yang mengikuti uji sertifikasi sebagai UMKM kompeten,” tuturnya.

Jurika, Ketua Lembaga Pemberdayaan Perempuan DPP HIPMIKINDO, menambahkan, LSP Koperasi Nusantara yang pilih untuk melakukan Uji Kompetensi kepada anggota Hipmikindo adalah LSP terbaik. Sebelum uji kompetensi DPP Hipmikindo memberikan bimtek kepada pendamping UMKM.

“Kerjasama ini menghasilkan sumberdaya manusia UMKM yang kompeten sehingga usaha mereka akan berkembang dan maju, serta mampu bertahan di saat covid-19” imbuh Jurika yang juga koordinator kegiatan tersebut.

Perserta ujian menyambut baik kegiatan uji kompetensi ini. Salah satu pesertanya adalah Pimpinan Perguruan Tinggi Ganesha Syarif Hidayatullah. Menurutnya, pendamping UMKM diharapkan dapat meningkatkan kualitas dengan memiliki sertifikasi guna turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas UMKM di Indonesia.

Syarif adalah tokoh muda yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC Hipmikindo Tangerang Selatan yang bertekad untuk membantu UMKM dangan memberikan pendampingan di kampus Ganesha serta Tangsel dan sekitarnya. (tety)

Leave a Comment