5.6 C
New York
26/04/2026
Aktual

DPD: Swasembada Pangan Masih Terkendala

JAKARTA (Pos Sore) — Anggota Komite II DPD RI, Nofi Candra mengatakan, harapan pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla (Jokowi-JK) untuk swasembada pangan terkendala karena banyaknya irigasi pertanian yang rusak di berbagai daerah di tanah air.

“Kerusakan irigasi ini sepertinya dibiarkan saja oleh pemerintahan Jokowi-JK. Impian itu semakin sulit diraih juga akibat langkanya benih dan pupuk,” kata Nofi Chandra, Rabu (13/5).

Temuan di lapangan, kata dia, program pemerintah yang sudah terserap petani baru 25 persen sehingga kita perlu meningkatkan jumlah penyaluran benih dan pupuk bersubsidi. Sementara itu, sasaran swasembada pangan 2015 sesuai target nawacita Jokowi yaitu peningkatan lahan pertanian 7 juta hektar 2014-2019.

Sebenarnya, dalam rangka mewujudkan target itu Kementerian Pertanian melakukan perbaikan infrastruktur 2,6 juta hektar irigasi untuk wilayah primer dan sekunder, perbaikan benih, dan menyediakan 9,55 juta ton pupuk bersubsidi kepada petani.

Pengamat ekonomi pertanian, Bustanul Arifin menyebutkan, bulan ini menjadi krusial karena tanda dari panen perdana atau panen raya yang berkontribusi 60-65 persen dari total target beras Indonesia bisa tercapai atau tidak?

“Bahwa untuk pencapaian target pemerintah menurutnya program yang paling penting adalah penyuluhan kepada para petani. Karena nantinya petani inilah yang akan bertugas meningkatkan produktivitasnya,” jelas Bustanul.

Dikatakan, perlu dibangun sumber air penampungan untuk pengairan. Disediakan anggaran sebesar Rp 32,7 triliun untuk dirjen sarana dan prasarana pertanian.

“Anggaran ini dua kali lipat lebih besar dari anggaran tahun sebelumnya,diharapkan bisa dipergunakan semaksimal mungkin untuk pemberdyaaan pertanian, ” demikian Bustanul. (akhir)

Leave a Comment