DBS Foundation hadir dengan visi untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat rentan, termasuk kaum muda dan perempuan yang memiliki keterbatasan akses.
“Dengan dana hibah Rp48 miliar yang dikucurkan untuk program ini, kami percaya dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” ucap Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika.
Selain memberikan bantuan pendanaan, pihaknya juga memastikan seluruh program kemitraan ini dapat menciptakan dampak jangka panjang bagi seluruh penerima manfaat dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi inklusif yang berkelanjutan.
Seluruh upaya ini sejalan dengan pilar keberlanjutan kami yang ketiga, Impact Beyond Banking.
Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Perempuan Pengusaha Mikro di Perkotaan
Data dari Yayasan Mercy Corps Indonesia pada 2022 menunjukkan hanya 51 persen perempuan pengusaha mikro dan kecil di perkotaan yang memiliki rekening aktif dan digunakan dalam 6 bulan terakhir karena literasi dan akses ke layanan keuangan yang terbatas.
Minimnya kepemilikan aset, keterbatasan informasi, dan kurangnya pemahaman risiko membuat mereka sulit mengakses lembaga keuangan formal, terutama di era layanan berbasis digital.
Padahal, 98 persen dari mereka sudah memiliki smartphone dan akses internet, hanya saja belum dimanfaatkan maksimal untuk mengembangkan bisnis.
Misalnya menggunakan aplikasi mobile banking (31 persen), dompet digital (30 persen), dan marketplace (32 persen).
