17.7 C
New York
05/05/2026
Aktual

Diluncurkan Kampanye ‘Lawan Hepatitis C: Kenali, Periksa, Kalahkan’

JAKARTA (Pos Sore) — Terinfeksi Hepatitis C salah satu faktor resiko terbentuknya kanker hati. Sebesar 25% dari kasus kanker hati disebabkan oleh Hepatitis C yang tidak diobati. Hingga saat ini belum ada vaksin untuk mencegah infeksi Hepatitis C.

Salah satu pencegahannya yakni dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Hepatitis C. Itu sebabnya, dalam rangka peringatan Hari Hepatitis Sedunia 2015 diluncurkan kampanye kesehatan ‘Lawan Hepatitis C: Kenali, Periksa, Kalahkan’.

Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI), dr. Rino A Gani, SpPD-KGEH, menjelaskan, Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (VHC) yang ditularkan melalui kontak darah dan penggunaan jarum suntik yang tidak steril, penerima darah yang tidak discreening, serta aktivitas seksual yang tidak aman.

“Diperkirakan 1,2% dari 245 juta jiwa populasi Indonesia menderita Hepatitis, dan prevalensi Hepatitis C adalah 2,5% dari jumlah tersebut,” katanya dalam media gathering ‘Lawan Hepatitis C: Kenali, Periksa, Kalahkan’, di Jakarta, Rabu (5/8).

Ia mengatakan, sebagian besar penderita Hepatitis C tidak sadar atau tidak merasakan kalau dirinya sudah sakit. WHO juga mencatat 25% dari kasus kanker hati disebabkan oleh Hepatitis C kronis yang tidak diterapi.

“Saya juga menemukan di lapangan kurang lebih 80% datang ke rumah sakit pada saat penyakit ini sudah masuk fase lanjut, kadang sudah tidak dapat diobati. Akhirnya, dokter hanya akan melakukan terapi dalam mengatasi gejala dan komplikasi medis,” ungkapnya.

Karena itu, upaya pengendalian penyakit Hepatitis C terpusat pada upaya mencegah masyarakat yang sehat agar terhindar dari penyakit Hepatitis C. Masyarakat dihimbau untuk sadar mengenai bahaya Hepatitis C agar langkah-langkah pencegahan perburukan penyakit dapat dilakukan untuk menghindari komplikasi fatal.

“Mari kita bersama-sama melawan Hepatitis C dalam kapasitas dan tanggung jawab kita masing-masing,” ujarnya.

Kampanye ‘Lawan Hepatitis C: Kenali, Periksa, Kalahkan’ ini diinisiasi Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI), Palang Merah Indonesia (PMI) dan PT Roche Indonesia, yang didukung oleh Kementerian Kesehatan, Indonesia Young Health Professional’s Society (IYPHS), Prodia, dan Gold’s Gym.

President Director PT Roche Indonesia, Alex White, mengatakan, melalui kampanye tersebut, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat Indonesia dengan melakukan edukasi Hepatitis C.

“Sehingga masyarakat dapat mengetahui lebih baik mengenai penyakit ini serta mendapatkan solusi medis yang tepat. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan tersebut dapat menurunkan kasus Hepatitis C dan mewujudkan Indonesia yang lebih sehat,” katanya. (tety)

Leave a Comment