8.3 C
New York
27/04/2026
AktualEkonomi

Di Ujung Sore Pekan Labuhan, Bantuan Pangan Tiba dengan Harapan

POSSORE.ID, Medan — Sore itu di Kelurahan Pekan Labuhan, Kota Medan, langkah-langkah warga terasa sedikit lebih ringan. Di tengah aktivitas yang tak pernah benar-benar berhenti, kehadiran bantuan pangan menjadi kabar yang ditunggu—bukan sekadar tentang beras dan minyak goreng, tetapi tentang kepastian bahwa negara hadir di saat dibutuhkan.

Di antara kerumunan warga, Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Marga Taufiq, tampak berjalan menyusuri lokasi penyaluran. Ia tidak hanya datang untuk melihat dari kejauhan, tetapi memastikan setiap proses berjalan sebagaimana mestinya—tepat sasaran, tepat waktu, dan tanpa hambatan berarti.

Didampingi Pemimpin Wilayah BULOG Sumatera Utara, Budi Cahyanto, Marga Taufiq sesekali berhenti, berbincang dengan warga dan petugas lapangan. Percakapan-percakapan sederhana itu menjadi cara untuk menangkap realitas di lapangan—tentang harapan, kendala, hingga semangat para petugas yang terus bekerja bahkan hingga malam hari.

“BULOG sebagai penyedia pangan harus selalu siap. Jangan sampai terjadi keterlambatan atau hambatan,” ujarnya, menegaskan pentingnya kehadiran layanan yang sigap dan responsif.

Program bantuan pangan yang digulirkan pemerintah ini memang menyasar angka yang tidak kecil. Secara nasional, sekitar 35 juta penerima manfaat ditargetkan merasakan program ini. Hingga kini, lebih dari 6,5 juta di antaranya telah menerima bantuan—sebuah capaian yang terus dikejar dalam waktu yang tidak panjang.

Di Sumatera Utara sendiri, distribusi telah menjangkau sekitar 1,2 juta penerima. Sementara di Pekan Labuhan, sebanyak 500 warga menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk masing-masing penerima manfaat.

Namun di balik angka-angka itu, ada kerja panjang yang tak selalu terlihat. Ada logistik yang harus dijaga, distribusi yang harus diawasi, dan koordinasi lintas pihak yang harus terus dirawat. Karena itu, Marga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar setiap potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini.

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kunjungan ini juga menjadi pengingat tentang pentingnya sinergi. Pemerintah daerah, aparat setempat, hingga petugas lapangan menjadi bagian dari satu ekosistem pelayanan yang saling terhubung.

Menjelang akhir kunjungan, Marga Taufiq mengajak semua pihak untuk menjaga semangat yang sama—semangat melayani.

“Mari kita jaga semangat melayani masyarakat dengan bersinergi bersama pemerintah daerah dan perangkat terkait,” tutupnya.

Di Pekan Labuhan, hari itu mungkin akan berlalu seperti biasa. Namun bagi sebagian warga, bantuan yang diterima menjadi penanda bahwa di tengah berbagai tantangan, ada tangan-tangan yang terus bekerja memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi. (aryodewo)

Leave a Comment