04/05/2026
AktualEkonomi

Di Balik Gemerlap IFEX 2026: Saat Desain, Industri, dan Pasar Global Bertemu dalam Satu Panggung

Melalui penggabungan kekuatan produksi dan inovasi desain dalam Designer Showcase, IFEX 2026 memperkuat perannya sebagai pendorong pertumbuhan ekspor sekaligus pintu masuk Indonesia ke dalam rantai pasok furnitur dunia.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menilai bahwa IFEX juga mencerminkan ketahanan industri furnitur nasional. “IFEX tidak hanya hadir sebagai pameran dagang, tetapi menjadi simbol ketahanan dan adaptasi industri furnitur Indonesia. Dengan kekayaan material alami, keunggulan craftsmanship lintas generasi, serta komitmen pada produksi berkelanjutan, industri furnitur Indonesia memiliki fondasi kuat untuk terus tumbuh di pasar global,” jelasnya.

Semangat kolaborasi itu juga terlihat dari kunjungan Teuku Riefky Harsya, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, pada hari pertama penyelenggaraan IFEX. Ia meninjau langsung sejumlah booth peserta pameran sekaligus melihat perkembangan inovasi desain furnitur nasional.

Kunjungan ini menegaskan bahwa kreativitas dan inovasi desain menjadi elemen penting dalam meningkatkan daya saing industri furnitur Indonesia. Dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem desain dinilai sangat penting agar industri dapat bergerak menuju model yang lebih berbasis kreativitas.

Dengan pendekatan tersebut, produk furnitur Indonesia tidak hanya unggul dari sisi kualitas produksi, tetapi juga memiliki identitas desain yang kuat dan relevan dengan kebutuhan pasar global.

Upaya memperkuat ekosistem desain juga dilakukan melalui HIMKI Design Awards yang tahun ini memasuki penyelenggaraan keempat. Selain itu, HIMKI juga menggelar Youth Designer Awards untuk membuka ruang bagi desainer muda Indonesia.

Penghargaan ini tidak hanya menilai estetika desain, tetapi juga mempertimbangkan aspek fungsi, nilai budaya, material yang digunakan, hingga potensi daya saing di pasar global.

Leave a Comment