JAKARTA (Pos Sore) — Daya Medika merayakan ulang tahunnya yang ke-3, pada Minggu (23/11). Di usianya yang masih ‘batita’ ini, klinik yang beroperasi pertama kali pada 11 November 2011 ini kini memiliki beberapa klinik.
Sebut saja Klinik dr. Sander B Kedoya (Jakarta Barat), Klinik dr. Sander B di Cibitung (Bekasi), Rumah Sakit dr. Sander B di Cikarang (Bekasi), dan AP & AP Pediatric, Growth and Diabetic Center di Kuningan (Jakarta Selatan).
“Pada tahun ketiganya, Daya Medika melihat begitu banyak peluang untuk mengembangkan unit-unit unggulan di klinik kami,” kata Direktur Daya Medika RS & Klinik dr. Sander B, dr Hasan MARS, dalam acara peringatan ulang tahun ketiga RS Daya Medika, di Jakarta, Minggu (23/11).
Ia menyebutkan, di Klinik dr. Sender B yang berlokasi di kawasan Kedoya, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, misalnya, sekarang dilengkapi dengan Unit Pusat Layanan Gangguan Haid dan Kesuburan, serta Bayi Tabung.
Begitu pula di AP & AP Pediatric, Growth and Diabetic Center yang berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, yang kini dilengkapi unit Khusus Penanganan Pertumbuhan Anak dan Diabetes Militus pada Anak.
Ke depan, Daya Medika akan terus membuka klinik di berbagai daerah yang tentunya didukung tenaga ahli yang profesional. Klinik kesehatan yang menawarkan pelayanan kesehatan dengan harga terjangkau bagi masyarakat luas.
“Daya Medika akan melakukan ekspansi dengan mendirikan beberapa klinik pelayanan dasar yang lain, seperti umum, gigi dan medical check up dengan harga yang terjangkau dan mendukung program BPJS dari pemerintah,” tambahnya.
Diharapkan dengan unit-unit unggulan seperti ini, Daya Medika bisa berperan dalam Preventive Medicine atau usaha kesehatan pencegahan dalam mendeteksi lebih dini penyakit-penyakit yang diderita pasien.
“Sehingga penanganannya pun dapat lebih awal, lebih mudah dan lebih terjangkau tanpa menimbulkan komplikasi,” tandasnya.
Program Bakti Sosial juga dilakukan untuk mendukung usaha peningkatan taraf kesehatan masyarakat seperti program edukasi awam, pemeriksaan kesehatan anak sekolah, dan pengobatan gratis.
Dr. Linda Rachmat, SpAn, pengelola Daya Adicipta Medika, menyebut, total investasi untuk membangun satu klinik berkisar Rp10 miliar. Adapun luas rata–rata tiap klinik sekitar 800 meter persegi.
“Kami menawarkan biaya pengobatan yang lebih murah dibandingkan yang ditawarkan klinik lain, namun kami Klinik tetap memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan bermutu,” ujar perempuan cantik ini.
Sebelumnya, keluarga TP Rachmat melalui Yayasan AA Rachmat telah membuka 40 klinik kesehatan murah yang tersebar di daerah terpencil seperti Papua. Klinik tersebut hanya memungut biaya Rp 5.000 dari pasien yang datang.
Linda sendiri adik kandung pengusaha Teddy Rachmat dan Danny Rachmat. Di kalangan dunia bisnis, Teddy Rachmat, nama yang tidak asing lagi. Ia adalah ikon dari salah satu perusahaan terkemuka, Astra. (tety)

